TANJUNGPINANG — Target juara umum kembali diusung Kafilah Kota Batam pada perhelatan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri 2026. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melepas 153 personel kafilah di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, sehari sebelum acara pembukaan, Jumat (3/7/2026).
"Tanamkan dalam hati bahwa kita berikhtiar dan bersungguh-sungguh untuk menjadi juara umum. Batam sangat siap dan memang semestinya mampu meraih prestasi terbaik," ujar Amsakar saat melepas kafilah.
Ketua LPTQ Kota Batam, Firmansyah, merinci rombongan yang diberangkatkan terdiri dari 56 peserta inti. Selain itu, ada 80 personel marching band serta 17 ofisial yang mencakup pelatih, pendamping, dan tim pendukung medis, akomodasi, logistik, dan transportasi.
Menurut Firmansyah, Batam mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan. Cabang tersebut meliputi seni baca Al-Qur’an, qiraat, hafalan (tahfiz), tafsir, fahmil, syahril, seni kaligrafi (khat), karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan kasidah rebana.
Dalam rangkaian pembukaan di Tanjungpinang, Amsakar menyerahkan piala bergilir juara umum kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Penyerahan itu menjadi simbol dimulainya perebutan gelar juara umum MTQ XII Kepri. Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang bersama oleh gubernur dan para kepala daerah se-Kepri.
Amsakar didampingi Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, Sekda Kota Batam Firmansyah, serta Ketua DWP Kota Batam, Erdawati Firmansyah.
Amsakar mengklaim optimisme mempertahankan gelar bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah rumah tahfiz di Kota Batam terus bertambah. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan pembinaan generasi Qurani berjalan baik dan melahirkan qari serta qariah yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
"Perkembangan jumlah rumah tahfiz di Batam luar biasa. Ini menandakan ruang pembinaan dan pelatihan untuk melahirkan generasi Qurani semakin terbuka lebar," kata Amsakar.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran LPTQ Kota Batam, para pelatih, pembina, dan tim pendamping yang mempersiapkan kafilah. Amsakar berpesan agar seluruh anggota menjaga kekompakan dan solidaritas selama mengikuti rangkaian MTQ di Tanjungpinang.
"Persembahkan yang terbaik untuk Kota Batam dan bawa pulang kembali piala itu," ucapnya.