BP3MI Kepri Fasilitasi Pemulangan 20 Pekerja Migran Indonesia ke Daerah Asal, Negara Hadir Lindungi Pahlawan Devisa

Penulis: Saifuddin Wahid  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 17:01:35 WIB
BP3MI Kepri memfasilitasi pemulangan 20 pekerja migran Indonesia ke daerah asal melalui Bandara Hang Nadim dan pelabuhan domestik.

BATAM — Sebanyak 20 pekerja migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dan dicegah kembali ke daerah asal difasilitasi pemulangannya oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau, Kamis (2/7/2026). Proses pemulangan dilakukan melalui Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Domestik Sekupang, dan Pelabuhan Domestik Punggur.

Rute Kepulangan Terbagi ke Tiga Jalur

Berdasarkan data monitoring BP3MI Kepri, rute kepulangan para PMI terbagi ke dalam beberapa wilayah di Indonesia. Sebanyak tujuh orang melanjutkan perjalanan melalui Bandara Hang Nadim, Batam, dengan rincian satu orang menuju Semarang menggunakan pesawat Super Air Jet IU 954, satu orang menuju Yogyakarta dengan Super Air Jet IU 950, tiga orang menuju Surabaya menggunakan Lion Air JT 972, serta dua orang menuju Medan dengan Lion Air JT 973.

Sementara itu, empat orang PMI diberangkatkan melalui Pelabuhan Domestik Sekupang menuju Dumai menggunakan kapal MV Emerald of Dumai. Adapun sembilan orang lainnya melanjutkan perjalanan melalui Pelabuhan Domestik Punggur menuju Tanjungpinang menggunakan kapal MV Oceanna 17.

Perjalanan Berlanjut ke Jakarta dan Daerah Tujuan

Setibanya di Tanjungpinang, sembilan PMI tersebut kembali melanjutkan perjalanan melalui Pelabuhan Kijang dengan menumpang KM Tidar 13 menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dari Jakarta, mereka kemudian meneruskan perjalanan ke daerah tujuan masing-masing.

Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol Imam Riyadi, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelindungan paripurna bagi para pahlawan devisa, mulai dari ketibaan di pintu gerbang internasional hingga keberangkatan menuju kampung halaman masing-masing.

“Kami memastikan seluruh hak pelindungan pekerja migran Indonesia terpenuhi selama proses transit di Batam. Petugas kami di lapangan bersiaga penuh di bandara maupun pelabuhan domestik guna mengawal keberangkatan 20 pekerja migran ini agar mereka dapat kembali ke daerah asal dengan selamat, tertib, dan tanpa kendala apa pun,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi kp2mi.go.id, Selasa (7/7/2026).

Sinergi Antar-Lembaga Jadi Kunci Kelancaran

Imam menambahkan bahwa sinergi antar-lembaga dan otoritas transportasi di Kota Batam menjadi kunci utama kelancaran pemulangan ini. Kegiatan fasilitasi ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan proses kepulangan PMI berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai prosedur.

Reporter: Saifuddin Wahid
Sumber: gotvnews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top