KEPULAUAN RIAU — Pemerintah memastikan penyaluran tetap berjalan. Hanya saja, pembaruan data penerima dilakukan berkala sehingga status kepesertaan bisa berubah tanpa disadari penerima.
Ada sejumlah faktor yang membuat bantuan dialihkan atau ditangguhkan oleh pihak berwenang. Salah satunya peningkatan tingkat kesejahteraan penerima yang membuat statusnya dievaluasi.
Faktor lain adalah proses graduasi, yaitu pengeluaran penerima dari daftar karena dianggap sudah mandiri secara ekonomi. Data kependudukan yang tidak valid juga menjadi pemicu umum bantuan tertahan.
Pemerintah turut menindak penerima yang teridentifikasi bermain judi online. Data tersebut dihimpun langsung melalui laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Pengecekan mandiri bisa dilakukan lewat aplikasi resmi Cek Bansos. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan App Store.
Bagi yang tidak memakai aplikasi, pengecekan bisa lewat situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini dikelola Kementerian Sosial.
Status penerima tidak bersifat permanen. Pemerintah memperbarui data secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Karena itu, warga yang belum menerima dana disarankan tidak menunggu pasif. Lakukan pengecekan mandiri lebih dulu sebelum mengadu ke pihak terkait.
Jika nama tidak muncul di aplikasi maupun situs, warga bisa menanyakan statusnya ke kantor desa atau kelurahan setempat. Petugas di wilayah biasanya memegang data terbaru usulan penerima.
Masyarakat juga diimbau waspada terhadap pihak yang menawarkan jasa pengurusan bantuan dengan imbalan uang. Semua pengecekan status penerima bisa dilakukan sendiri tanpa biaya lewat kanal resmi Kementerian Sosial.