KEPULAUAN RIAU — e.l.f. Cosmetics merilis album kompilasi orisinal kedua bertajuk Mirror Mix yang menampilkan tujuh artis pendatang baru dari genre pop, R&B, Latin, hingga rock. Album ini lahir dari sesi kreatif maraton tiga hari yang melibatkan 50 penulis lagu, produser, dan kreator selama delapan jam menulis murni setiap harinya. Peluncuran Mirror Mix juga digelar lewat kolaborasi dengan platform lirik Genius dalam acara Open Mic pada 30 September.
Album Mirror Mix menjadi kelanjutan dari kompilasi perdana bertajuk Get Ready With Music, The Album yang dirilis pada 2024. Kompilasi pertama itu mencatat angka penayangan dan streaming yang tinggi di Spotify dan YouTube. Lewat Mirror Mix, e.l.f. memperluas komitmennya untuk memberi panggung bagi musisi independen yang selama ini kurang terwakili di industri musik.
Data yang dihimpun e.l.f. menunjukkan tantangan berat yang dihadapi musisi independen. Satu dari tiga artis menyebut kurangnya eksposur sebagai hambatan utama agar karya mereka terdengar. Sebanyak 82 persen mengaku tidak mampu membiayai tur, dan angka itu melonjak menjadi 87,5 persen untuk musisi usia 18 hingga 24 tahun yang menyatakan tur sepenuhnya di luar jangkauan mereka.
Kondisi tersebut menjadi dasar e.l.f. memperluas program musiknya. Setelah Get Ready With Music, The Album, brand kosmetik ini kembali menggandeng puluhan talenta untuk menggarap proyek kompilasi kedua.
Proses kreatif Mirror Mix berjalan seperti semacam kamp pelatihan. Para artis dikumpulkan bersama produser Michelle Bell, pendiri Geo Massive, selama tiga hari dengan alokasi delapan jam khusus untuk menulis. Mereka diberi arahan menciptakan karya yang mencerminkan misi e.l.f. tentang ekspresi diri dan keberagaman.
Patrick O'Keefe, Chief Integrated Marketing Officer e.l.f. Brands, menyebut kecantikan dan musik sama-sama bentuk ekspresi diri yang kuat. "Mirror Mix is about opening doors for rising artists, giving them a platform to connect with new audiences and turn these moments into lasting careers," ujarnya.
O'Keefe menambahkan, e.l.f. selalu percaya pada pemberdayaan setiap mata, bibir, dan wajah, termasuk setiap artis yang punya cerita dan penggemar yang ingin menemukan sesuatu yang baru.
Tujuh artis yang dihimpun e.l.f. berasal dari latar genre yang beragam. Ada trio bersaudara Hello Sister dengan pop-rock yang ceria, lalu Joaquina, penyanyi-penulis lagu Venezuela peraih Grammy Award yang juga menjabat sebagai ambassador e.l.f. Ada pula Flau'jae Johnson, pemain WNBA yang merambah dunia musik.
Kombinasi ini disebut sebagai cerminan arah industri musik ke depan yang makin cair antar genre. Daftar lengkapnya mencakup nama-nama dari ranah pop, R&B, Latin, dan rock.
Untuk merayakan perilisan Mirror Mix, e.l.f. bekerja sama dengan Genius, platform pengetahuan musik dan lirik terbesar di dunia, lewat seri Open Mic yang populer. Pada 30 September, ketujuh artis yang tampil di album akan membawakan karya mereka di depan penonton langsung dengan format intim dan tanpa aransemen berlebihan.
Album Mirror Mix kini sudah bisa didengarkan di platform streaming seperti Spotify, Apple Music, dan Amazon Music. Selain itu, album ini juga tersedia di e.l.f. UP! di Roblox.
Langkah e.l.f. menggabungkan kosmetik dan musik menandai pola baru kolaborasi lintas industri yang menyasar generasi muda. Bagi pasar Indonesia, model serupa berpotensi menginspirasi brand lokal yang ingin membangun komunitas lewat musik sekaligus memperkenalkan karya musisi pendatang baru ke audiens yang lebih luas.