Fireflies Rilis Fitur Dikte di Aplikasi Desktop Mac dan Windows

Penulis: Ridwan Azhari  •  Selasa, 29 September 2026 | 20:52:31 WIB
Fireflies.ai meluncurkan fitur dikte Fireflies Talk untuk aplikasi desktop Mac dan Windows.

KEPULAUAN RIAU — Fireflies.ai meluncurkan fitur dikte bernama Fireflies Talk yang bisa dipakai di aplikasi Mac dan Windows tanpa biaya tambahan. Pengguna cukup menekan tombol Fn di Mac atau Ctrl + Win di Windows untuk mulai berbicara, lalu transkrip rapi langsung muncul di kolom teks aplikasi mana pun yang sedang dibuka. Langkah ini memperluas posisi Fireflies dari pencatat rapat menjadi asisten suara harian.

Perusahaan menyatakan tidak menarik biaya tambahan untuk fitur ini. Dikte sudah dibundel ke dalam paket langganan yang sudah berjalan, bukan dijual sebagai layanan terpisah.

Apa yang Bisa Dilakukan Fireflies Talk

Fireflies Talk bekerja seperti layanan dikte berbasis AI lain di pasar, misalnya Wispr Flow, Willow, atau SuperWhisper. Pengguna menekan tombol pintas, berbicara, dan Fireflies merekam suara lalu menuliskannya rapi di kolom teks aplikasi yang sedang aktif.

Fitur ini bisa dipakai di aplikasi apa pun selama aplikasi desktop Fireflies berjalan di latar belakang. Artinya, dikte tidak terbatas pada email atau dokumen, tapi juga bisa dipakai untuk menulis pesan Slack, menyusun prompt, hingga mengisi formulir.

Soal Privasi Rekaman

Fireflies menyatakan tidak menyimpan rekaman suara pengguna. Transkrip hasil dikte disimpan secara lokal di perangkat, bukan di server perusahaan.

Kebijakan ini menjadi pembeda di tengah kekhawatiran soal data suara yang diproses layanan AI. Pengguna yang sensitif terhadap privasi bisa memakai fitur ini tanpa khawatir rekamannya tersimpan di cloud.

Konteks Persaingan di Pasar Dikte AI

Pasar dikte berbasis AI sudah ramai. Wispr memilih strategi berbeda dengan merilis pencatat rapat gratis bagi pengguna aplikasi diktenya. Speechify juga memperkenalkan kemampuan dikte lintas aplikasi.

Fireflies memilih arah sebaliknya: fitur dikte digratiskan bagi pelanggan yang sudah berlangganan, bukan dijadikan produk terpisah. Strategi ini mengunci pengguna yang sudah memakai Fireflies untuk rapat agar tetap di ekosistem yang sama.

Visi Fireflies ke Depan

CEO Fireflies Krish Ramineni menyebut dikte sebagai langkah lanjutan dari visi perusahaan. "People speak roughly 3x faster than they type, and voice is a much more natural way to get work done. Meetings were just the starting point; the bigger vision has always been Fred as your AI teammate throughout the day," ujarnya kepada TechCrunch melalui email.

Ramineni menambahkan Fireflies Talk membawa perusahaan keluar dari ruang rapat. "Talk takes Fireflies beyond meetings into email, Slack, docs, prompts, and wherever else you work," katanya.

Fireflies memang sedang membangun asisten berbasis konteks pengguna. Tahun lalu perusahaan merilis "mini-apps" untuk mengekstrak insight dari rapat dengan cara berbeda. Bulan lalu, Fireflies meluncurkan fitur untuk mengelola kotak masuk dan menyusun draf email atas nama pengguna.

Dengan Fireflies Talk, perusahaan menyatukan dua jalur adopsi AI suara yang paling cepat tumbuh: pencatatan rapat dan dikte otomatis. Bagi pengguna di Indonesia yang sudah memakai Fireflies untuk rapat kerja, fitur ini menambah alasan untuk tetap berlangganan ketimbang berpindah ke layanan dikte terpisah.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top