Pemprov Kepulauan Riau menyiapkan 12 unit sepeda motor sebagai hadiah utama Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor bagi wajib pajak yang melunasi kewajiban periode 1 Januari hingga 31 Oktober 2026. Pengundian hadiah utama dijadwalkan 14 November 2026, dengan pemenang tersebar proporsional di seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
BATAM — Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Daerah Batam Centre Provinsi Kepri Patrick Nababan menyebut program Gebyar PKB sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada wajib pajak yang tertib. Wajib pajak yang membayar dalam periode yang ditentukan otomatis masuk daftar peserta undian.
"Jadi masyarakat yang sudah membayar pajak bisa ikut serta dalam undian berhadiah. Tahap kedua ini hadiahnya motor dan nanti kita undi di bulan November," kata Patrick saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.
Pengundian hadiah utama berupa sepeda motor akan dilaksanakan pada 14 November 2026. Sebelumnya, apresiasi periode pertama digelar 10 Juli 2026 dengan hadiah logam mulia atau emas.
Peserta yang belum menang di periode pertama tidak perlu mendaftar ulang. Nama mereka langsung diikutsertakan pada periode kedua selama membayar pajak dalam rentang waktu yang ditetapkan.
"Yang tidak menang di periode pertama itu langsung diikutsertakan di periode kedua, sepanjang dia membayar pajak dalam periode yang ditentukan," ujarnya.
Wajib pajak dapat mengisi formulir secara daring melalui tautan yang disediakan, atau memakai kupon luring yang bisa diambil di Samsat terdekat. Ada syarat administratif yang perlu diperhatikan.
Nama wajib pajak pada Surat Tanda Nomor Kendaraan harus sama dengan Kartu Tanda Penduduk. Wajib pajak yang jatuh tempo pembayarannya antara 1 November hingga 31 Desember 2026 harus melunasi sebelum 31 Oktober agar masuk daftar undian.
Dua belas unit sepeda motor itu akan dibagikan secara proporsional di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Setiap daerah dipastikan memiliki pemenang.
"Seluruh Kepri, jadi setiap kabupaten kota pasti ada pemenangnya. Misalnya di Anambas, yang ditarik masyarakat Anambas yang membayar pajak. Kalau Karimun, masyarakat Karimun juga," katanya.
Skema ini membuat undian tidak menumpuk di wilayah dengan jumlah wajib pajak besar seperti Batam. Warga di kabupaten dengan populasi kendaraan lebih kecil tetap punya peluang setara.
Patrick menilai program ini mendapat respons cukup baik dari masyarakat. Selain menunaikan kewajiban, wajib pajak berkesempatan memperoleh hadiah.
"Antusias masyarakat lumayan juga. Kita bayar pajak, syukur-syukur dapat motor. Ini yang kedua, tahun lalu Pemprov Kepri memberi hadiahnya umrah dan sudah kita berangkatkan," ujarnya.
Periode pertama Gebyar PKB tahun ini sudah menuntaskan pengundian hadiah emas. Kini perhatian beralih ke periode kedua dengan hadiah utama kendaraan bermotor yang diundi bulan depan.