Wali Kota Tanjungpinang Groundbreaking Revitalisasi SDN 009 Pulau Penyengat, Anggaran Rp 3,3 Miliar dari APBN

Penulis: Fadhli Usman  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:47:01 WIB
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah meletakkan batu pertama revitalisasi SDN 009 Pulau Penyengat.

TANJUNGPIANG — Revitalisasi SDN 009 Tanjungpinang Kota resmi bergulir setelah Wali Kota Lis Darmansyah meletakkan batu pertama. Dana Rp 3,3 miliar berasal dari APBN 2026 melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau. Lis menyebut proyek ini sebagai bukti kehadiran negara bagi anak-anak Pulau Penyengat.

Peletakan batu pertama dilakukan simbolis bersama Kepala BPMP Kepri Warsita, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, camat, lurah, dan kepala sekolah. Acara ditutup doa bersama agar pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai target.

Apa Saja yang Direvitalisasi?

Pekerjaan mencakup rehabilitasi total tujuh ruang belajar, satu ruang kepala sekolah, ruang majelis guru, perpustakaan, UKS, toilet, pagar sekolah, serta rumah dinas. Seluruh proses ditargetkan rampung dalam 120 hari.

Warsita menjelaskan pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat. "Insyaallah proses pembangunan ini dilakukan secara swakelola dengan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar kita semua yang terlibat dalam pembangunan sekolah ini memiliki rasa saling memiliki," jelasnya.

Konsep Bernuansa Melayu di Kawasan Cagar Budaya

Lis menekankan pembangunan sekolah harus memperhatikan karakter Pulau Penyengat sebagai kawasan cagar budaya dan pariwisata. Sekolah di kawasan itu perlu ditata dengan konsep bernuansa Melayu.

"Penyengat ini adalah jantung kebudayaan Melayu, kebanggaan Kota Tanjungpinang bahkan dunia. Karena itu, sudah selayaknya sekolah di Penyengat ini kita tata kembali agar menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, nyaman, aman, membanggakan, dan memiliki konsep yang bernuansa Melayu," tegasnya.

SDN 009 Tanjungpinang Kota juga menjadi proyek percontohan program revitalisasi dengan konsep pembangunan yang mengangkat ciri khas Melayu.

Harapan Wali Kota untuk Anak Pulau Penyengat

Lis menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui BPMP Kepri atas dukungan program revitalisasi tersebut. Menurutnya, peningkatan sarana pendidikan di Pulau Penyengat merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh anak memperoleh hak yang sama.

"Kita ingin anak-anak di Pulau Penyengat mendapatkan fasilitas pendidikan yang sama baiknya dan sama layaknya dengan anak-anak di Tanjungpinang daratan," tambahnya.

Ia berharap revitalisasi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Penyengat. "Jangan ada lagi sekolah di pulau yang rusak dan tidak layak. Semua anak berhak sekolah dengan gembira," ucap Lis.

Warsita juga berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan dan komitmen dalam mewujudkan tata kelola satuan pendidikan yang baik, khususnya peningkatan kualitas sarana dan prasarana.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: kutipan.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top