LINGGA — Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi menyambangi masyarakat Desa Marok Tua menggunakan sepeda motor. Perjalanan menuju desa tersebut tergolong jauh dan ditempuh di bawah terik matahari. Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Lingga itu membawa pesan khusus soal pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Dalam pertemuan bersama warga, Andi menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Cara itu dinilai berisiko memicu kebakaran yang meluas, terutama saat cuaca panas. Warga diminta memilih metode pembukaan lahan yang lebih aman.
Marok Tua menjadi salah satu titik yang disasar dalam upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Lingga. Pendekatan langsung ke warga dinilai lebih efektif dibanding sekadar menyampaikan imbauan lewat surat atau pengumuman. Kapolres ingin memastikan pesan larangan membakar lahan benar-benar sampai ke tingkat desa.
Perjalanan jauh yang ditempuh dengan sepeda motor menunjukkan keseriusan jajaran kepolisian menyisir wilayah rawan. Cuaca terik di perjalanan tidak menyurutkan langkah rombongan. Warga menyambut kedatangan Kapolres di lokasi pertemuan.
Membuka lahan dengan cara dibakar menjadi salah satu pemicu utama kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah. Api yang dinyalakan untuk membersihkan semak dan ranting bisa menjalar cepat ketika angin kencang dan cuaca kering. Dampaknya meluas ke lahan warga lain hingga menimbulkan kabut asap.
Kabupaten Lingga yang terdiri dari banyak pulau dan kawasan hutan menyimpan kerentanan tersendiri. Titik api yang tidak terpantau bisa membesar sebelum petugas tiba. Karena itu, pencegahan di tingkat desa menjadi kunci.
Kapolres Lingga menekankan agar warga tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar. Imbauan itu disampaikan langsung di hadapan masyarakat Desa Marok Tua. Langkah pencegahan dini diharapkan menekan jumlah titik panas di wilayah tersebut.
Jajaran Polres Lingga akan terus melakukan pendekatan serupa ke desa-desa lain. Sosialisasi ke masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga wilayah dari ancaman karhutla. Warga diharapkan melaporkan jika menemukan aktivitas pembakaran lahan di sekitarnya.