KEPULAUAN RIAU — Timnas Belanda mengalahkan Serbia 2-1 dalam laga keempat UEFA Nations League A di Stadion Philips. Kemenangan ini memperkuat posisi Belanda di puncak klasemen grup menjelang laga penentuan berikutnya.
Stadion Philips menjadi saksi bagaimana lini tengah Belanda menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Serbia sempat memberi perlawanan sengit, tetapi kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola dari para gelandang Oranje terlalu sulit dibendung.
Xavi Simons tampil sebagai penggerak utama serangan Belanda. Pergerakannya di antara lini tengah dan pertahanan Serbia berulang kali membuka ruang bagi rekan-rekannya, memaksa bek lawan keluar dari posisi dan menciptakan celah di sektor pertahanan.
Hasil ini menjadi kemenangan keempat Belanda di fase grup Nations League A. Koleksi poin penuh dari empat pertandingan membuat posisi mereka di puncak klasemen semakin kokoh, sementara Serbia tertahan di posisi tengah grup.
Laga di Stadion Philips berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit pertama. Belanda membuka keunggulan lebih dulu, tetapi Serbia sempat menyamakan kedudukan sebelum Oranje memastikan tiga poin lewat gol penentu di paruh kedua.
Simons bukan hanya soal gol atau assist. Pergerakannya menarik perhatian karena konsistensinya menjaga ritme permainan Belanda, terutama saat Serbia mencoba menekan tinggi di awal babak kedua.
Pelatih Belanda sebelumnya menegaskan bahwa Simons diberi kebebasan bergerak di lini tengah. Kepercayaan itu terbayar dengan performa yang membuat lini serang Oranje tetap tajam meski menghadapi tim yang bertahan rapat.
Dengan tambahan tiga poin, Belanda semakin dekat ke babak berikutnya. Serbia kini harus meraih hasil maksimal di dua laga tersisa jika ingin menjaga peluang lolos dari grup yang dihuni tim-tim kuat Eropa.
Jadwal berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim. Belanda akan menghadapi lawan yang belum terkalahkan, sementara Serbia harus bangkit dari kekalahan ini agar tidak tertinggal semakin jauh di klasemen.