TANJUNGPINANG — Perum Bulog Cabang Tanjungpinang menggelontorkan satu ton beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan 1.800 liter MinyaKita pada operasi pasar murah, Minggu (15/6). Kegiatan ini digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang di halaman Gedung Tengku Mandak, Bincen. Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq menyebutkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Seluruh komoditas yang disediakan habis terjual dalam kurun waktu kurang dari 60 menit.
Harga Beras dan Minyak di Bawah Pasaran
Bulog menjual beras medium SPHP kemasan lima kilogram seharga Rp58.000. Sementara itu, MinyaKita dibanderol Rp15.000 per liter. "Beras medium lima kilogram dijual Rp58.000, sedangkan minyak goreng Rp15.000 per liter," kata Arief.
Ia menambahkan, ketersediaan beras medium Bulog Tanjungpinang saat ini mencapai 2.050 ton. Stok tersebut mampu bertahan selama tiga hingga empat bulan ke depan. "Permintaan beras SPHP terus meningkat dari waktu ke waktu, karena harganya murah dan berkualitas baik," ujar dia.
Gula Pasir Juga Dijual Murah, Selisih Rp4.000 dari Harga Pasar
Operasi pasar murah ini tidak hanya menjual beras dan minyak goreng. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Tanjungpinang Riany menyebutkan, pihaknya juga menyediakan gula pasir ukuran satu kilogram dengan harga Rp14.000. Harga tersebut jauh lebih rendah dari harga eceran yang saat ini mencapai Rp18.000 per kilogram. "Dengan harga Rp14.000 di operasi pasar, ini tentu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok," ujar Riany.
Dukung Stabilisasi Harga dan Tekan Inflasi Daerah
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilisasi harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Arief menyatakan Bulog mendukung penuh langkah Pemkot Tanjungpinang dalam menggelar operasi pasar. Menurutnya, intervensi pasar seperti ini penting untuk menekan lonjakan harga yang kerap terjadi pada hari-hari besar keagamaan. Riany berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk meringankan beban warga dan menjaga inflasi daerah tetap terkendali.