Pencarian

Rp 4 Triliun untuk Gedung Konversi Energi Angin Pertama di Indonesia, McDermott Resmi Beroperasi di Batam

Jumat, 29 Mei 2026 • 13:12:01 WIB
Rp 4 Triliun untuk Gedung Konversi Energi Angin Pertama di Indonesia, McDermott Resmi Beroperasi di Batam
Gedung Cakrawala dan Nusantara resmi beroperasi sebagai pusat konversi energi angin di Batam.

Gedung Cakrawala dirancang sebagai pusat perakitan blok dengan sistem pengendali iklim. Sementara Gedung Nusantara difokuskan pada fasilitas blasting & painting untuk komponen struktur lepas pantai. Keduanya dibangun di atas lahan kompleks McDermott yang telah berkembang dari 8 hektare pada 1970-an menjadi 110 hektare saat ini.

“Kita sangat bangga menyaksikan tonggak sejarah baru melalui peresmian gedung Cakrawala dan Nusantara ini,” ujar Gubernur Ansar dalam sambutannya.

Dampak Ekonomi: 7.000 Tenaga Kerja Lokal dan Target Pertumbuhan 7,04 Persen

Proyek ini menyerap 7.000 tenaga kerja lokal selama masa konstruksi. Seluruh perencanaan struktur melibatkan 100 persen insinyur muda lokal. Gubernur Ansar memperkirakan keberadaan dua gedung ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 7,04 persen pada triwulan I-2026 secara tahunan.

“Sehingga pada akhirnya, bisa menempatkan Kepri di peringkat pertama di regional Sumatera dan peringkat ke-5 nasional,” jelas Ansar. Ia menambahkan, capaian investasi Kepri pada 2025 diproyeksikan mencapai Rp 64,67 triliun.

Proyek Kolaborasi Indonesia-Jerman untuk Energi Berkelanjutan

Tennet 2GW HVDC Project merupakan proyek kerja sama dengan Jerman yang mengkonversi energi angin menjadi energi listrik. Menteri Rachmat Pambudy menyatakan kebanggaannya bisa meresmikan proyek ini di tengah dinamika industri energi global.

“Kita semua berharap, proyek ini memberikan banyak manfaat baik dari sisi ekonomi dan investasi, yang tidak hanya dirasakan bagi Kota Batam semata, tapi juga nasional secara umum,” tegas Menteri Rachmat.

Transformasi McDermott: Dari 8 Hektare ke Raksasa Fabrikasi Asia Tenggara

McDermott merintis operasional di Batam sejak dekade 1970-an. Dari lahan awal 8 hektare, perusahaan ini menjelma menjadi raksasa industri fabrikasi lepas pantai seluas 110 hektare. Selama lebih dari 50 tahun, McDermott menjadi pelopor industri manufaktur maritim di Asia Tenggara.

Hadir dalam peresmian, Staf Khusus Presiden Ahmad Aditya, Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Sekdako Batam Firmansyah, serta sejumlah deputi Kepala BP Batam, Kepala PLN Batam, dan Kepala KSOP Batam. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Menteri Bappenas, Gubernur Ansar, dan jajaran manajemen McDermott. (*)

Bagikan
Sumber: gotvnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks