SINGAPURA — Kolaborasi pengawasan di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Singapura kembali diperkuat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kanwil Imigrasi Kepri) menggelar kunjungan kerja ke ICA Singapura pada Jumat lalu, dipimpin langsung oleh Kakanwil Guntur S Hamonangan beserta jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis Imigrasi se-Kepri.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Rombongan disambut oleh Atase Imigrasi Singapura bersama pejabat tinggi ICA, termasuk Coastal Commander, Domain Commander, dan Director of Intelligence. Agenda utama adalah peninjauan ke TPI HarbourFront untuk melihat secara langsung bagaimana petugas ICA menjalankan pemeriksaan dan pelayanan keimigrasian.
Pertemuan Tindak Lanjuti Arahan Dirjen Imigrasi
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, kedua belah pihak membahas tindak lanjut dari kunjungan Direktur Jenderal Imigrasi RI sebelumnya ke Singapura. Salah satu poin yang menonjol adalah rencana penyelenggaraan pertandingan olahraga persahabatan antara aparatur Imigrasi Kepri dan ICA Singapura.
Guntur menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik antarpetugas di kedua negara. “Hubungan baik dan koordinasi yang kuat antara Imigrasi Indonesia, khususnya Kepulauan Riau, dengan ICA Singapura menjadi faktor penting dalam mendukung keamanan wilayah perbatasan serta peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian,” ujarnya.
Mengapa Kunjungan Ini Krusial bagi Kepri?
Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis dalam lalu lintas orang dan barang. Penguatan sinergi dengan ICA dinilai vital untuk mencegah pelanggaran keimigrasian sekaligus meningkatkan profesionalisme petugas di lapangan.
Setelah sesi diskusi di ICA, rombongan melanjutkan agenda ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Kunjungan ditutup dengan ramah tamah antara delegasi Imigrasi Kepri dan jajaran ICA.
Melalui langkah ini, Ditjen Imigrasi RI berharap hubungan bilateral dengan ICA semakin solid, khususnya dalam mendukung pengawasan lintas batas negara dan peningkatan kapasitas aparatur keimigrasian di wilayah perbatasan.