ANAMBAS — Bantuan diserahkan langsung ke Kantor BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas. Lima pompa air portabel dan lima tandon air berkapasitas 2.000 liter itu diharapkan bisa langsung dipakai saat warga membutuhkan pasokan air dalam situasi mendesak.
Bupati Kepulauan Anambas Aneng menegaskan peralatan tersebut harus dijaga karena statusnya milik bersama. Ia meminta pompa dan tandon ditempatkan di wilayah yang paling membutuhkan, dengan mempertimbangkan kondisi serta potensi kerawanan masing-masing daerah.
Pompa dan Tandon Ditempatkan Sesuai Tingkat Kerawanan Wilayah
Penempatan tidak dilakukan merata begitu saja. Pemerintah kabupaten akan memetakan wilayah yang dinilai paling rentan menghadapi kekurangan air, baik karena kondisi geografis maupun potensi kebakaran hutan dan lahan.
"Ini adalah milik rakyat dan milik kita semua. Tolong dijaga dan dirawat dengan baik, seperti merasa memiliki. Kalau kita merasa memiliki, barang ini akan awet," kata Aneng.
Menurut Aneng, penyiapan sarana dilakukan sebelum masalah muncul. Ia menyebut kebutuhan masyarakat harus didahulukan agar penanganan tidak terlambat ketika kondisi darurat terjadi.
"Yang kita siapkan sekarang adalah kebutuhan masyarakat dulu. Apa yang dibutuhkan, itu yang harus disiapkan. Jangan sampai ketika ada masalah baru mencari solusi," ujarnya.
BRK Syariah Sebut Bantuan Bagian dari Komitmen di Wilayah Operasional
Branch Manager BRK Syariah Anambas Tarempa Dedy Perdaus menyatakan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menjalankan fungsi intermediasi perbankan. Menurut dia, kehadiran bank juga diwujudkan melalui manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.
"Atas nama manajemen dan keluarga besar Bank Riau Kepri Syariah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus hadir, peduli, dan tumbuh bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas serta masyarakat," kata Dedy.
Dedy menyadari kebutuhan masyarakat sangat beragam. Dukungan sosial perusahaan karena itu diarahkan pada kebutuhan yang memberi manfaat langsung dan bisa digunakan secara berkelanjutan.
"Kami menyadari apa yang kami berikan mungkin belum mencakup seluruh kebutuhan yang ada. Namun, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang optimal dan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya.
BPBD Anambas Gunakan Pompa untuk Penanganan Karhutla
Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas Rovaniyadi menyebut pompa dan tandon air akan menjadi salah satu sarana pendukung dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan ketersediaan air. Penanganan kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu kebutuhan yang disasar.
Bantuan ini sekaligus memperkuat sinergi BRK Syariah dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Bagi bank daerah tersebut, kehadiran di tengah masyarakat tidak berhenti pada layanan perbankan, tetapi juga melalui kontribusi yang menjawab kebutuhan nyata warga.
Dukungan serupa diharapkan memperkuat peran BRK Syariah sebagai bank pembangunan daerah yang tumbuh bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kepulauan Riau.