KEPULAUAN RIAU — Toyota meraih kemenangan kandang pertamanya di FIA WEC sejak 2023 setelah mencuri posisi terdepan dari Alpine pada jam terakhir 6 Hours of Fuji. Strategi pit stop singkat di bawah safety car terakhir mengangkat Toyota dari posisi keenam ke puncak klasemen. Hirakawa, Hartley, dan Buemi finis hanya 0,591 detik di depan Victor Martins dari Alpine.
Kemenangan Toyota di Sirkuit Fuji menjadi pukulan telak bagi Alpine yang nyaris sempurna sepanjang balapan. Mobil No. 8 Toyota TR010 yang dikemudikan Ryo Hirakawa, Brendon Hartley, dan Sebastien Buemi tidak memimpin balapan hingga satu jam terakhir. Alpine dengan mobil No. 35 A424 tampil dominan sejak sesi kualifikasi dan mengendalikan jalannya lomba sebelum keputusan strategi Toyota mengubah segalanya.
Strategi Pit Stop Singkat di Bawah Safety Car Keempat
Safety car keempat muncul setelah Finn Gehrsitz di mobil No. 58 McLaren 720S GT3 EVO kelas LMGT3 mengalami kecelakaan dengan waktu kurang dari satu jam tersisa. McLaren tersebut bersenggolan dengan Aston Martin Vantage GT3 Evo milik Mattia Drudi dari Heart of Racing Team, lalu terlempar ke pembatas lintasan. Petugas mengerahkan safety car untuk membersihkan puing-puing dalam jumlah besar.
Saat para hypercar GTP terdepan masuk pit, Toyota dan BMW No. 15 memilih strategi berbeda: tidak mengisi daya baterai hingga penuh. Perkiraan energi 72 persen pada Toyota dinilai cukup untuk menyelesaikan balapan. Keputusan itu terbukti memberi keunggulan atas BMW yang melakukan pit stop singkat dan rival-rival di kelasnya.
Alpine Kehilangan Kemenangan Setelah Dominasi Sejak Kualifikasi
Alpine pekan ini memutuskan menyelesaikan tiga putaran terakhir FIA WEC 2026 dengan hanya dua pembalap per mobil. Mobil No. 35 yang start dari posisi terdepan hampir meraih kemenangan setelah membuat keputusan tepat sepanjang balapan. Victor Martins berusaha keras merebut kembali posisi terdepan dari Hirakawa di akhir lomba, tetapi gagal dan harus puas finis kedua.
Mobil Alpine kedua, No. 35, finis keempat setelah start dari barisan depan di depan Cadillac Hertz Team Jota V-Series No. 38. Hasil ini terasa pahit mengingat Alpine sudah berada di posisi aman untuk mempertahankan kemenangan 6 Hours of Fuji 2025 mereka.
Podium BMW dan Persaingan Poin di Kelas GTP
BMW M Team WRT No. 15 menuai hasil dari strategi serupa dan finis di podium. Sementara itu, Toyota No. 7 yang kehilangan kemenangan di Lone Star Le Mans di Austin, Texas, beberapa pekan sebelumnya, harus puas berada di luar posisi teratas pada balapan kali ini.
Posisi-posisi pembayaran poin lainnya diisi Peugeot No. 94, Cadillac No. 12, Toyota No. 7, Aston Martin No. 009, dan Ferrari No. 51. Kemenangan ini menjadi pembalasan tersendiri bagi Toyota setelah kekecewaan di Austin, sekaligus menjaga peluang mereka di klasemen musim 2026.
Balapan 6 Hours of Fuji menjadi bukti bahwa keputusan strategi di bawah tekanan safety car masih menjadi faktor penentu di FIA WEC. Toyota membuktikan perhitungan energi yang cermat bisa mengalahkan kecepatan murni, sementara Alpine harus menerima kenyataan pahit kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata.