KEPULAUAN RIAU — Samsung Galaxy Watch9 resmi membawa fitur pemantauan kebugaran yang tidak hanya mengukur aktivitas luar, tetapi juga kesehatan dari dalam tubuh. Jam pintar ini menjalankan Wear OS 7 dengan antarmuka One UI 9.0 Watch dan kompatibel dengan ponsel Android 13 ke atas. Galaxy Watch9 menyasar pengguna yang ingin memahami kesiapan tubuh sebelum beraktivitas, terutama lewat pelacakan tidur dan vitalitas harian.
Samsung Galaxy Watch9 menempatkan pelacakan tidur sebagai fitur utama, bukan sekadar penghitung langkah atau detak jantung saat olahraga. MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Tipe Sultan menjelaskan gawai terbaru ini bertujuan memberikan wawasan kepada pengguna tentang kesiapan tubuh mereka sebelum memulai aktivitas.
Spesifikasi dan Sistem Operasi
Galaxy Watch9 berjalan dengan sistem operasi Android Wear OS 7 dan antarmuka One UI 9.0 Watch. Jam pintar ini kompatibel dengan ponsel Android 13 ke atas, baik merek Samsung maupun merek lain.
Untuk memaksimalkan fitur-fiturnya, pengguna perlu mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Samsung Health. Sambungan ke ponsel atau internet hanya perlu dilakukan sekali untuk setiap fitur, kecuali jika pengguna berganti ponsel atau akun Samsung Health.
Pelacakan Tidur dan Skor Vitalitas
Fitur pelacak tidur tidak hanya menampilkan durasi tidur, tetapi juga lama deep sleep, detak jantung, dan kadar oksigen dalam darah selama pengguna tidur. Samsung memberikan skor seperti Fair, Good, dan Excellent agar pengguna mendapat gambaran kualitas istirahat mereka malam itu.
Jika kurang tidur, Samsung Health akan mengingatkan pengguna untuk memperbanyak istirahat karena tubuh sedang kurang optimal. Sebaliknya, jika pengguna sudah terlalu banyak berolahraga, muncul saran agar beristirahat.
Samsung mensyaratkan penggunaan jam tangan selama tujuh hari berturut-turut untuk mengetahui skor vitalitas tubuh. Indikatornya meliputi detak jantung, suhu kulit, kadar oksigen dalam darah, dan pernapasan saat tidur. Setelah data terkumpul, Samsung Health akan membuka fitur sleep coaching, panduan untuk meningkatkan kualitas tidur.
Deteksi Ngorok dan Pengecekan Suasana Hati
Fitur snoring atau deteksi ngorok memungkinkan pengguna melihat pukul berapa dan berapa lama mereka mengorok. Samsung juga menyertakan rekaman suara mengorok. Agar fitur ini bekerja, jam tangan harus tersambung ke ponsel selama tidur, dan ponsel diletakkan di permukaan rata seperti nakas sambil diisi daya.
Ada pula fitur pengecekan suasana hati (mood check-in) yang bisa dilakukan lebih dari satu kali sehari. Samsung mengandalkan kuesioner tentang bagaimana suasana hati dan apa penyebabnya, bukan mendeteksi detak jantung atau pernapasan.
Fitur Kesejahteraan Lainnya
Selain pelacakan tidur dan mood, Galaxy Watch9 menyertakan fitur meditasi dan latihan pernapasan. Fitur kamera juga tersedia, meski memerlukan sambungan ke ponsel atau internet.
Samsung memberikan keleluasaan apakah Galaxy Watch9 ingin selalu tersambung dengan ponsel melalui fitur Bluetooth yang bisa dinyalakan dan dimatikan langsung dari jam tangan. Saat pertama kali menyalakan, pengguna disarankan meluangkan waktu sekitar satu jam untuk melihat fitur mana saja yang perlu disambungkan.
Kesiapan Tubuh Sebelum Beraktivitas
Selama sekitar tiga minggu pemakaian, Galaxy Watch9 dinilai menunjang gaya hidup aktif sehari-hari. Fitur-fitur kesejahteraan seperti Sleep, meditasi, latihan pernapasan, dan mood check-in menjadi sorotan utama.
Bagi pengguna yang menyukai olahraga berat, notifikasi istirahat dari Samsung Health bisa membantu mengambil keputusan porsi olahraga yang akan dijalani pada hari itu. Pendekatan ini menegaskan bahwa kebugaran bukan berarti tubuh harus terus bergerak, melainkan ada kebutuhan istirahat yang harus dipenuhi.
Galaxy Watch9 cocok untuk pengguna yang ingin memantau kualitas tidur dan kesiapan tubuh secara menyeluruh, bukan hanya pencapaian olahraga. Bagi yang baru pertama kali memakai smartwatch Samsung, luangkan waktu di awal untuk menyambungkan fitur-fitur ke ponsel agar pemantauan berjalan optimal.