KEPULAUAN RIAU — Indonesia menambah perunggu dari sepak takraw quadrant putri setelah kalah 0-2 dari Thailand di semifinal Asian Games 2026. Tambahan medali ini membawa kontingen Merah Putih mengumpulkan 35 medali dan berpeluang melampaui rekor 36 medali saat tidak menjadi tuan rumah.
Dni Mita Sari, Fujy Anggy Lestari, Wan Annisa Rachmadi, Kusnelia, Choirunnisa, dan Dita Pratiwi harus mengakui keunggulan Thailand di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium. Kekalahan dua set langsung membuat langkah mereka terhenti di babak empat besar.
Hasil ini menambah koleksi medali Indonesia di Asian Games 2026 menjadi 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu. Posisi Indonesia berada di peringkat 14 klasemen medali hingga Jumat (2/10) sore.
Thailand Terlalu Kuat di Dua Set
Sejak set pertama, Thailand tampil agresif dan langsung menguasai pertandingan. Pertahanan tim Gajah Putih solid sementara serangan mereka sulit dibendung. Set pertama ditutup dengan skor 15-9 untuk Thailand.
Memasuki set kedua, performa Indonesia justru menurun. Thailand semakin tak terbendung dan menutup set kedua dengan skor telak 15-4, memastikan tiket ke final tanpa hambatan berarti.
Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas dengan perunggu, sementara Thailand melaju ke partai puncak untuk memperebutkan emas.
Peluang Tambah Dua Medali di Hari Terakhir
Perburuan medali Indonesia belum berakhir. Pada hari terakhir pertandingan, Sabtu (3/10), dua cabang sudah pasti menyumbang medali minimal perak, yakni sepak takraw quadrant putra dan padel ganda putri. Keduanya akan tampil di partai final.
Jika keduanya mampu meraih hasil maksimal, total medali Indonesia berpotensi mencapai 37. Angka itu akan melewati capaian terbaik Indonesia pada edisi-edisi sebelumnya ketika tidak menjadi tuan rumah.
Sepanjang sejarah, total medali terbanyak Indonesia tanpa status tuan rumah adalah 36 medali, diraih pada Asian Games 2022. Adapun rekor absolut tetap 98 medali saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
Posisi Indonesia di Klasemen
China masih kokoh di puncak klasemen dengan 160 emas, 79 perak, dan 70 perunggu. Jepang menyusul di posisi kedua dengan 67 emas, 81 perak, dan 82 perunggu, diikuti Korea Selatan di peringkat ketiga dengan 33 emas, 36 perak, dan 59 perunggu.
Uzbekistan menempati posisi keempat dengan 17 emas, 21 perak, dan 21 perunggu. Thailand, yang baru saja mengalahkan Indonesia di semifinal takraw quadrant putri, berada di peringkat kelima dengan 15 emas, 11 perak, dan 16 perunggu.
Dengan 35 medali yang sudah dikantongi, Indonesia masih menyisakan peluang menambah koleksi pada hari terakhir. Dua final yang akan dijalani atlet-atlet Indonesia menjadi penentu apakah rekor medali non-tuan rumah akhirnya terlewati.