TANJUNGPINANG — Kepengurusan Koordinator Wilayah KAUMY Kepri Tanjungpinang–Bintan menyatakan seluruh tahapan persiapan Musda tengah dimatangkan. Penyelenggaraan forum daerah itu sengaja dimajukan agar delegasi Kepri bisa membawa hasil musyawarah ke Rakernas di Yogyakarta.
"Musda rencananya kita gelar sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KAUMY pada 23-25 Oktober 2026 mendatang di Dormitory Convention UMY, Yogyakarta," kata Korwil KAUMY Kepri Tanjungpinang–Bintan, Bambang Suherly, S.I.Kom, Sabtu (10/10/2026).
Sebelas Nama Bersaing di Bursa Ketua
Daftar sementara kandidat ketua memuat sebelas nama yang tersebar dari Tanjungpinang, Batam, Bintan, Natuna, hingga Lingga. Sebagian besar berlatar dokter, sarjana teknologi, dan lulusan ilmu komunikasi serta hukum.
Mereka adalah dr. Bambang Utoyo, MAP, SP.KKLP (Tanjung Pinang), Bambang Suherly, S.I.Kom (Tanjung Pinang), Fathur Rozi, ST (Batam), Andi Ghafur, S.I.Kom (Tanjung Pinang), Meza Rabnitiza, S.IP, M.Si (Tanjung Pinang), dan Ivo Yasmiati, S.Pd, M.HI (Batam).
Berikutnya Yan Alriyadi, S.H., M.H. (Batam), Khairul Fuadi, S.IP (Batam), Henderiyana, S.IP (Natuna), dr. Syuriati Wulandaru (Bintan), dan Satria Sukananda, SH, MH (Lingga).
"Mereka diberi waktu tiga hari untuk mengonfirmasi kesediaan mengikuti proses pencalonan," tambah Bambang.
Fathur Rozi Pimpin Steering Committee, Ady Muzwardi Ketua Panitia
Rapat persiapan menetapkan susunan kepanitiaan sebelum Musda digelar. Fathur Rozi ditunjuk sebagai Steering Committee, Ady Muzwardi sebagai Ketua Panitia Musda, dan Meza Rabnitiza sebagai sekretaris.
Pembagian tugas lain: Andi Ghafhur bertanggung jawab pada bidang sarana prasarana dan publikasi, Bondan Kejawein menangani undangan, Amril pada konsep acara, serta Bambang Suherly menangani penyaringan peserta atau screening.
Pengcab dan Regenerasi Jadi Agenda Lain
Selain pemilihan ketua, Musda akan membahas rencana pembentukan kepengurusan Pengurus Cabang (Pengcab). Pembentukan Pengcab dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi di kabupaten dan kota se-Kepri.
Forum ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Kepulauan Riau. Hasil Musda juga akan dibawa ke Rakernas KAUMY sebagai bahan penyusunan program organisasi tingkat nasional.