Pencarian

Udara Batam Tak Sehat, Wakil Ketua DPRD Kepri Bakhtiar Desak Pemprov dan Pemkot Bergerak Cepat

Senin, 12 Oktober 2026 • 05:46:01 WIB
Udara Batam Tak Sehat, Wakil Ketua DPRD Kepri Bakhtiar Desak Pemprov dan Pemkot Bergerak Cepat
Kualitas udara Batam masuk kategori tidak sehat dengan angka PM2.5 mencapai 120,9 mikrogram per meter kubik.

BATAM — Angka PM2.5 sebesar 120,9 mikrogram per meter kubik membuat kualitas udara Batam masuk kategori tidak sehat. Bakhtiar menilai kondisi tersebut perlu direspons melalui koordinasi lintas sektor, khususnya Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya memantau perkembangan kabut asap, tetapi juga perlu menyiapkan langkah mitigasi yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

"Angka PM2.5 sebesar itu harus menjadi peringatan serius. Partikel halus di udara dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Pemerintah daerah perlu bergerak cepat, mulai dari penyampaian informasi yang akurat hingga penyiapan layanan kesehatan dan perlindungan bagi warga yang terpapar," ujarnya di Batam, Minggu (11/10/2026).

Kelompok Rentan Jadi Prioritas Perlindungan

Anak-anak, lansia, dan ibu hamil disebut Bakhtiar sebagai pihak yang paling terpapar risiko kesehatan akibat kabut asap. Ia mendorong pemerintah daerah menyiapkan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus. Selain itu, kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit perlu diperkuat untuk menangani keluhan pernapasan.

Penyesuaian kegiatan belajar di sekolah juga masuk pertimbangan. Menurut Bakhtiar, keputusan terkait pembelajaran harus didasarkan pada pemantauan kualitas udara dan rekomendasi instansi berwenang, dengan keselamatan peserta didik sebagai pertimbangan utama.

Penyebaran informasi publik yang mudah dipahami dinilai sama pentingnya. Warga membutuhkan panduan mengurangi paparan asap sekaligus akses terhadap layanan kesehatan.

Jarak Pandang dan Keselamatan Transportasi Jadi Perhatian

Sebagai wilayah kepulauan yang bergantung pada transportasi laut dan udara, Kepri menghadapi risiko lanjutan bila kabut asap menurunkan jarak pandang. Bakhtiar meminta informasi soal kondisi cuaca dan jarak pandang disampaikan berkala kepada operator transportasi dan masyarakat.

"Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Kami meminta otoritas pelayaran dan penerbangan meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi mengenai kondisi cuaca dan jarak pandang. Jangan sampai gangguan lingkungan berkembang menjadi persoalan keselamatan transportasi," kata legislator PKS tersebut.

Imbauan untuk Warga Saat Udara Memburuk

Bakhtiar mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Warga yang harus beraktivitas di luar diminta menggunakan masker yang sesuai. Pemantauan informasi resmi mengenai kualitas udara dan kondisi cuaca juga perlu dilakukan secara rutin.

Ia berharap Pemprov Kepri dan Pemkot Batam memperkuat koordinasi agar penanganan kabut asap tidak berhenti pada imbauan. Menurutnya, langkah perlindungan harus terukur dan dirasakan langsung warga.

"Kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu hadir dengan informasi yang jelas, layanan yang siap, dan tindakan yang cepat sampai kondisi udara kembali membaik," tutupnya.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terkininews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks