Pencarian

Pemkab Natuna Gelar Karnaval Budaya HUT Ke-27, 23 Peserta Tampilkan Busana Kreatif di Pantai Piwang

Senin, 12 Oktober 2026 • 10:51:01 WIB
Pemkab Natuna Gelar Karnaval Budaya HUT Ke-27, 23 Peserta Tampilkan Busana Kreatif di Pantai Piwang
Bupati Natuna Cen Sui Lan menghadiri karnaval budaya HUT Ke-27 Kabupaten Natuna di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.

Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar karnaval budaya di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, sebagai ruang ekspresi warga sekaligus ajang memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi daerah. Festival bertema "Harmoni Budaya di Lantai Samudra" itu diikuti 23 peserta yang menampilkan beragam busana kreatif, mulai dari biota laut, buah khas daerah, objek wisata, pakaian adat, hingga cerita rakyat. Kegiatan digelar dalam rangkaian peringatan HUT Ke-27 Kabupaten Natuna.

NATUNA — Bupati Natuna Cen Sui Lan menyatakan karnaval budaya digelar sebagai ruang bagi masyarakat menyalurkan kreativitas. Festival berlangsung Minggu pagi di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, dan menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi daerah.

"Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna," ucap Cen Sui Lan di Natuna, Ahad.

Tema "Harmoni Budaya di Lantai Samudra" dan Pesertanya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna Ilham Kauli menyebut karnaval tersebut mengusung tema "Harmoni Budaya di Lantai Samudra". Sebanyak 23 peserta ambil bagian dengan menampilkan busana kreatif yang dibuat langsung di hadapan para pemimpin dan masyarakat Natuna.

Setiap busana mengangkat unsur kekayaan lokal. Mulai dari biota laut, buah-buahan khas daerah, objek wisata, pakaian adat, hingga cerita rakyat.

"Sesuai arahan pimpinan, dalam hal ini bupati dan wakil bupati, karnaval budaya digelar untuk memeriahkan HUT Ke-27 Kabupaten Natuna. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah positif untuk mewujudkan Natuna yang lebih maju," ucap Ilham.

Bukan Sekadar Hiburan Perayaan Daerah

Menurut Ilham, karnaval budaya tidak berhenti sebagai hiburan dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah. Kegiatan itu juga menjadi sarana menjaga, melestarikan, dan mengenalkan adat istiadat serta tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat Natuna.

Budaya disebutnya sebagai salah satu daya tarik pariwisata yang perlu terus dikembangkan. Warisan budaya tidak hanya dijaga dan dilestarikan, tetapi juga perlu ditampilkan melalui berbagai kegiatan agar semakin dikenal masyarakat luas.

Dampak ke Ekonomi Warga dan Perajin Lokal

Pengembangan pariwisata berbasis budaya berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Ilham menyebut pelaku usaha kuliner dan perajin lokal termasuk pihak yang bisa merasakan manfaatnya.

Upaya menjaga warisan budaya membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat. Tujuannya agar tradisi dan kekayaan budaya Natuna tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

"Dalam menjaga warisan budaya diperlukan sinergi berbagai pihak, termasuk masyarakat," katanya.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks