BINTAN — Jelang liburan panjang pelajar dan mahasiswa, Kabupaten Bintan hadir sebagai salah satu pilihan utama wisata keluarga di Provinsi Kepulauan Riau. Dengan bentangan pasir putih dan perpaduan pantai bersih yang berhadapan langsung dengan pulau-pulau kecil, kawasan ini menawarkan setidaknya delapan destinasi yang bisa diakses dengan mudah.
Dari pantai gratis hingga resor tepi laut seluas 338 hektar, berikut rekomendasi tempat liburan di Bintan yang dirangkum dari platform perjalanan Traveloka.
Pantai Trikora merupakan salah satu ikon wisata di Pulau Bintan. Garis pantainya membentang panjang dengan pasir putih dan air laut jernih. Kawasan ini terbagi menjadi lima bagian, dan Pantai Trikora 3 menjadi yang paling populer di kalangan warga Tanjungpinang.
Berjarak sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Tanjungpinang, lokasi ini bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam berkendara. Ombaknya yang tenang membuat pantai ini kerap disebut mirip dengan pemandangan di Maldives. Di sekitar pantai, terdapat One Of A Kind Resort yang bisa menjadi pilihan menginap.
Berbeda dengan kawasan Lagoi yang dikelilingi resor mewah, Lagoi Bay adalah area pantai berpasir putih yang dibuka untuk umum secara gratis. Meski tidak dipungut biaya masuk, pemerintah setempat telah menyediakan fasilitas umum seperti toilet, musala, dan area parkir.
Bagi wisatawan yang ingin menginap, terdapat Four Points By Sheraton Bintan, Lagoi Bay, resor bintang empat dengan tarif mulai dari Rp2.000.000 per malam. Aktivitas yang bisa dilakukan di sini meliputi berenang, memancing, berjemur, hingga bermain ombak.
Treasure Bay adalah kota resor tepi pantai seluas 338 hektar yang mengintegrasikan konsep kesehatan dan rekreasi. Daya tarik utamanya adalah Crystal Lagoon, sebuah kolam air laut buatan manusia pertama di Asia Tenggara dengan luas 6,3 hektar dan warna biru muda yang khas.
Pengunjung yang tidak menginap di resor tetap bisa menikmati wahana seperti Bumper Boat, Pirates Adventure, dan Choo Choo Train. Tiket masuk Crystal Lagoon mulai dari Rp120.000 per orang dan bisa dipesan melalui Traveloka.
Terletak di Dusun Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, kawasan ini merupakan bekas penambangan pasir bauksit yang berhenti beroperasi sejak tahun 1990-an. Pasir yang mengeras kini membentuk gundukan bukit bersusun dengan bentuk unik, mirip gurun Sahara.
Di tengah bukit pasir tersebut, terdapat telaga berwarna biru yang berasal dari tampungan air hujan. Kontras antara pasir cokelat keemasan dan air biru menjadikannya spot foto yang populer di kalangan wisatawan.
Di antara gemerlap resor mewah, Kampung Panglong menyimpan cerita masa lalu sebagai produsen batu arang terbesar di Pulau Bintan. Masih tersisa beberapa tungku arang besar berbentuk iglo yang menjadi saksi bisu kejayaan industri tersebut.
Kampung ini juga menjadi tempat tinggal Suku Laut, masyarakat asli Pulau Bintan yang secara turun temurun berprofesi sebagai nelayan. Pengunjung bisa berburu foto sambil mengabadikan aktivitas harian warga, keunikan dapur arang, dan ritual tradisional yang masih dilestarikan.
Pantai Pengudang menawarkan lanskap yang tidak biasa. Selain hamparan pasir putih, terdapat perbukitan hijau, hamparan ilalang, dan gugusan karang besar di sekitar bibir pantai. Suasana ini cocok bagi wisatawan yang mencari pantai bergaya hidden gem.
Tidak jauh dari Pantai Pengudang, terdapat Pantai Senggiling. Pantai ini masih tergolong perawan dan belum banyak tersentuh pembangunan. Airnya jernih berwarna biru kehijauan, tersembunyi di balik hutan lebat Desa Senggiling. Beberapa gugusan batu granit besar yang bertumpuk membentuk bukit menambah keunikan pemandangan di lokasi ini.
Selain wisata alam, Bintan juga memiliki destinasi kuliner yang menarik. Bintan Mang menawarkan pengalaman bersantap di tepi pantai dengan menu seafood segar. Tempat ini menjadi pilihan tepat untuk mengakhiri hari setelah berkeliling menikmati berbagai destinasi wisata di Pulau Bintan.