TANJUNGPINANG — Penghentian layanan berlangsung bertahap sejak Senin (8/6/2026). Koordinator SPPG Tanjungpinang, Retno, menyatakan tujuh SPPG yang tutup tersebar di Tanjungpinang Barat, Batu IX, Tanjung Ayun Sakti, dan Kampung Bulang.
“Sudah ada tujuh SPPG yang tutup sementara sambil menunggu pencairan dana operasional,” ujarnya.
Kepala KPPG Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syarti Widya, menyebut proses pencairan anggaran tengah dipercepat. Pihaknya memperkirakan dana masuk dalam beberapa hari ke depan.
“Anggaran segera cair, paling lambat Senin depan,” singkatnya.
Penghentian operasional tujuh SPPG ini langsung berdampak pada ribuan penerima manfaat yang tersebar di empat kelurahan. Program MBG yang sebelumnya berjalan setiap hari kerja kini terhenti total di titik-titik tersebut.
Retno belum dapat memastikan apakah layanan akan kembali normal begitu dana cair, atau perlu waktu untuk mobilisasi kembali petugas dan bahan baku.
Keempat lokasi ini melayani ribuan siswa dan balita yang menjadi sasaran program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkot Tanjungpinang mengenai langkah darurat untuk mengganti layanan SPPG yang tutup. Warga penerima manfaat berharap pencairan dana tidak molor dari jadwal yang dijanjikan.