KEPULAUAN RIAU — PT Honda Vietnam masih mempertahankan empat varian Honda SH Mode di bulan Juni ini: Standard, Sport, Premium, dan Special. Seluruhnya ditawarkan dalam delapan pilihan warna, mulai dari Merah, Hitam, Biru, Putih, hingga kombinasi dua warna seperti Hitam Perak dan Hitam Biru.
Harga resmi pabrikan tidak berubah sejak Mei 2026. Varian termurah, Standard, dibanderol 57.132.000 VND (sekitar Rp 36,5 juta dengan kurs Rp 640 per VND). Sementara itu, varian Sport menjadi yang paling mahal dengan harga 63.808.363 VND (Rp 40,8 juta).
Harga di atas adalah banderol resmi dari pabrikan. Namun, setelah survei langsung ke dealer, konsumen harus membayar lebih. Selisih harga jual sebenarnya berkisar antara 7.060.727 VND hingga 9.591.637 VND per unit, tergantung varian dan lokasi dealer.
Selisih tertinggi terjadi pada SH Mode varian Sport. Artinya, konsumen yang mengincar tampilan paling sporty harus siap merogoh kocek ekstra hingga Rp 6,1 juta di luar harga resmi. Praktik mark up ini lumrah terjadi di Vietnam untuk model-model premium yang permintaannya tinggi.
SH Mode mengusung mesin 125cc eSP+ yang dikenal halus dan irit bahan bakar. Skuter premium ini juga sudah dibekali sistem pencarian dan penguncian cerdas Smart Key serta port pengisian daya USB. Desain bodi yang elegan dengan garis lembut dan lampu LED proyektor menjadi daya tarik utama di segmen skuter perkotaan.
Honda memposisikan SH Mode sebagai skuter premium untuk pengguna yang mengutamakan gaya dan kenyamanan. Perpaduan antara desain mewah dan fitur modern membuat model ini tetap kompetitif di kelasnya, meski harus dibeli dengan harga di atas banderol resmi.
Konsumen disarankan mengunjungi dealer Honda terdekat untuk mendapatkan informasi harga paling akurat. Pasalnya, setiap dealer dan wilayah penjualan di Vietnam bisa menerapkan besaran mark up yang berbeda-beda.