TANJUNGPINANG — Ribuan peluang kerja segar akan mengisi pasar tenaga kerja Bintan pada pertengahan 2026. Sebanyak 12 perusahaan mengonfirmasi akan membuka rekrutmen dengan total 1.309 posisi yang tersebar di berbagai sektor.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Tenaga Kerja setempat, lowongan terbanyak berasal dari sektor industri pengolahan dan kawasan pariwisata terpadu. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di bidang elektronik, garmen, serta perhotelan dan resort.
Para pencari kerja tidak hanya berasal dari Bintan, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Batam, Tanjungpinang, dan Lingga. Pemerintah daerah menyebutkan bahwa rekrutmen ini merupakan bagian dari program perluasan kesempatan kerja yang digulirkan sejak awal tahun.
Posisi yang ditawarkan mencakup level operator produksi, staf administrasi, teknisi, hingga supervisor. Beberapa perusahaan juga membuka lowongan untuk lulusan SMA/SMK sederajat, sementara posisi manajerial mensyaratkan diploma atau sarjana.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi masing-masing perusahaan dan juga melalui aplikasi Siaga Kerja milik Dinas Tenaga Kerja Kepri. Pemerintah menyediakan layanan konsultasi gratis bagi pelamar yang kesulitan mengakses sistem digital.
Bagi warga luar Bintan, panitia rekrutmen menyediakan fasilitas transportasi dan akomodasi terbatas pada saat tes wawancara. Jadwal seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama Juni 2026.
Dengan terserapnya ribuan tenaga kerja, perputaran uang di Bintan diprediksi meningkat signifikan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bintan menyebutkan bahwa pertumbuhan sektor riil seperti kos-kosan, warung makan, dan transportasi umum biasanya mengikuti gelombang rekrutmen besar.
Pemerintah Kabupaten Bintan juga menyiapkan program pelatihan singkat bagi calon pekerja yang belum memiliki keterampilan spesifik. Pelatihan ini digratiskan dan akan dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung Uban.