Buaya Muara Sepanjang 3 Meter Gemparkan Kampung Madong, Warga Bergotong Royong Giring Kembali ke Laut

Penulis: Muzakir Salim  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 16:04:01 WIB
Buaya muara sepanjang tiga meter muncul di Kampung Madong, Tanjungpinang, mengundang perhatian warga.

TANJUNGPINANG — Kemunculan predator itu mengundang puluhan warga berbondong-bondong ke lokasi. Kekhawatiran akan keselamatan menjadi alasan utama mereka bertindak cepat, mengingat buaya berada di area padat penduduk.

Warga Bertindak Tanpa Menunggu Petugas

Alih-alih menunggu bantuan, sejumlah warga berinisiatif menghalau dan menggiring buaya secara bergotong-royong. Mereka menggunakan alat seadanya untuk mengarahkan reptil itu kembali ke perairan. Aksi ini dilakukan dengan hati-hati guna menghindari serangan balik.

“Keberadaan buaya itu sempat menimbulkan keresahan karena berada di area yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat,” demikian laporan yang dihimpun dari GOTVNEWS. Setelah beberapa saat, hewan tersebut berhasil diarahkan menjauh dari permukiman. Situasi kembali aman dan kondusif.

Konflik Manusia dan Satwa Liar di Pesisir

Peristiwa di Kampung Madong bukanlah kasus pertama di Tanjungpinang. Wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan hutan mangrove dan muara sungai kerap menjadi jalur lintasan satwa liar, terutama saat musim hujan atau air pasang. Buaya muara (Crocodylus porosus) diketahui kerap terlihat di perairan sekitar Pulau Bintan.

Meski warga berhasil mengusir buaya tanpa korban, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi konflik satwa liar di kawasan permukiman. Belum ada laporan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat terkait upaya pemantauan atau evakuasi lanjutan pasca-kejadian.

Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor ke pihak berwenang jika kembali melihat satwa liar serupa di sekitar pemukiman. (Ald)

Reporter: Muzakir Salim
Sumber: gotvnews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top