TANJUNGPINANG — Wiliam (27) mengalami luka lecet di tangan, wajah, dan bagian belakang leher setelah diduga dipukul oleh seorang pria bernama Jefri di ruko Km 4, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, namun baru dilaporkan ke polisi dua hari kemudian.
Menurut keterangan korban, insiden bermula saat Jefri tiba-tiba melempar air got ke dalam ruko miliknya. Ibu korban yang terkejut langsung keluar untuk melihat situasi, namun justru terlibat cekcok dengan pelaku.
“Saya kaget karena ada bising-bising di bawah. Pas saya turun ternyata ibu saya kayak mau didorong gitu. Pas saya lerai, dia nyerang saya,” kata Wiliam kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
Wiliam mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan terduga pelaku sebelumnya. Namun, saat ia berusaha melerai pertengkaran antara ibunya dan Jefri, ia justru menjadi sasaran penyerangan. Tak hanya dirinya, ibu korban dan seorang karyawan di lokasi juga ikut terdampak.
“Karyawan kami juga kena. Mamak saya juga kena lempar ember,” ungkapnya.
Setelah kejadian pertama, Wiliam memutuskan untuk membuat laporan ke Polresta Tanjungpinang. Namun, di tengah perjalanan menuju kantor polisi, ia menerima kabar bahwa pelaku kembali mendatangi ruko dan menyiram ibunya dengan air got.
“Awalnya saya mau lapor ke polsek. Tapi pas sudah setengah jalan saya patah balek. Ternyata mamak saya kena siram lagi oleh pelaku,” tuturnya.
Wiliam akhirnya tetap melanjutkan proses pelaporan ke Polresta Tanjungpinang. Ia berharap kasus ini dapat diproses sesuai hukum yang berlaku dan memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Kami tidak ada masalah apapun sama dia. Tapi karena kayak gini, kami langsung buat laporan ke polres,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Tanjungpinang terkait perkembangan laporan maupun penanganan kasus tersebut.