Dinkes Tanjungpinang Buka Cek Kesehatan Gratis di Lapangan Pamedan Ahmad Yani saat Senam ASN, Skrining Hipertensi hingga Kanker

Penulis: Muzakir Salim  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:47 WIB
Dinkes Tanjungpinang gelar cek kesehatan gratis bagi ASN di Lapangan Pamedan Ahmad Yani.

TANJUNGPINANG — Tidak hanya senam pagi, para ASN di lingkungan Pemkot Tanjungpinang juga bisa memeriksa tekanan darah hingga skrining kanker secara gratis, Kamis (25/6/2026). Layanan itu digelar Dinkes Tanjungpinang di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, bertepatan dengan perayaan ulang tahun ASN bulan Juni 2026.

Kepala Dinkes Tanjungpinang Rustam menjelaskan, program cek kesehatan gratis ini sudah tidak lagi terikat dengan hari ulang tahun warga. Targetnya, setiap tahun minimal 50 persen penduduk bisa mengakses layanan ini setidaknya sekali.

Skrining Hipertensi, Diabetes, hingga Kanker

Rustam mengatakan, sejumlah penyakit menjadi fokus pemeriksaan. Mulai dari hipertensi, diabetes melitus, tuberkulosis (TBC), hingga skrining dini kanker.

“Saat ini penyakit yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi dan diabetes,” ujar Rustam.

Untuk perempuan, pemeriksaan mencakup risiko kanker payudara dan kanker serviks. Sedangkan pada laki-laki, skrining diarahkan pada beberapa jenis kanker yang berpotensi muncul di usia lanjut.

Deteksi Dini: Jangan Tunggu Sakit Parah

Rustam menambahkan, deteksi dini menjadi langkah penting agar penyakit tidak sampai parah. Ia menyoroti masih banyak kasus yang baru diketahui setelah kondisi pasien sudah memburuk.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang telah disediakan pemerintah, jangan menunggu sakit atau kondisinya sudah parah,” katanya.

Dinkes Tanjungpinang juga memperluas jangkauan dengan mendatangi pusat-pusat aktivitas masyarakat. Langkah ini agar warga tidak perlu repot datang ke fasilitas kesehatan untuk sekadar periksa tekanan darah atau gula darah.

Fakta Singkat Program Cek Kesehatan Gratis Dinkes Tanjungpinang:

  • Layanan dibuka di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (25/6/2026), menyasar ASN yang ikut senam bersama.
  • Penyakit yang paling banyak ditemukan: hipertensi dan diabetes.
  • Skrining mencakup TBC, kanker payudara, kanker serviks (perempuan), dan kanker pada usia lanjut (laki-laki).
  • Target nasional: 50 persen penduduk bisa mengakses layanan ini minimal sekali setahun.
Reporter: Muzakir Salim
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top