NATUNA — Harapan kembali merekah di tengah operasi pencarian awak KM Ocean Three yang hilang kontak sejak Sabtu (27/6/2026). Nakhoda kapal, Wan Zaidan (47), ditemukan selamat setelah bertahan hidup dengan berpegangan pada tutup fiber cooler box ikan di perairan depan Pian Padang, Natuna.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna, Abdul Rahman, mengonfirmasi korban ditemukan oleh KAL Sengiap milik Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada koordinat 3°40.299’N 108°20.947’E.
“Saat ditemukan, korban bertahan hidup dengan berpegangan pada tutup fiber berwarna kuning,” ujar Abdul Rahman melalui sambungan telepon, Minggu (28/6/2026) sore.
KM Ocean Three merupakan kapal barang yang berlayar dari Sedanau, Kabupaten Natuna, menuju Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kapal mengangkut muatan ikan dan tabung gas kosong.
Kapal tidak kunjung tiba di tujuan sesuai jadwal. Seluruh awak tidak dapat dihubungi. Agen kapal melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Natuna pada Sabtu (27/6), yang langsung menurunkan tim gabungan untuk melakukan pencarian.
Dari keterangan Wan Zaidan, dua awak kapal lainnya, Yoga dan Arip, sempat bertahan bersamanya sesaat setelah insiden terjadi. Keduanya kemudian terpisah dan diduga hanyut mengikuti arus ke arah utara.
Abdul Rahman meluruskan informasi awal mengenai jumlah orang di atas kapal. Berdasarkan hasil pendalaman, satu orang bernama Aldi dipastikan tidak ikut dalam pelayaran tersebut. “Dengan demikian, jumlah orang yang berada di atas kapal saat kejadian sebanyak tiga orang,” ujarnya.
Tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah barang yang diduga berasal dari KM Ocean Three. Pada hari pertama pencarian, ditemukan sebuah fiber penyimpanan ikan. Pada hari kedua, tim menemukan sebuah tabung gas yang diduga merupakan bagian dari muatan kapal.
Hingga Minggu sore, operasi pencarian terhadap Yoga dan Arip masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan memperluas area pencarian ke arah utara, mempertimbangkan pergerakan arus laut dan kemungkinan lokasi hanyut kedua korban.
“Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan operasi hingga dua awak kapal lainnya ditemukan,” tutup Abdul Rahman.