Pemkab Lingga dan PT CPM Gelar Bazar Pasar Murah di Desa Bukit Langkap, 2.000 Kg Beras Ludes Diserbu Warga

Penulis: Ridwan Azhari  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 20:56:31 WIB
Warga Desa Bukit Langkap antusias menyerbu bazar pasar murah yang digelar Pemkab Lingga dan PT CPM.

LINGGA — Kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi katalisator ketahanan pangan di Kabupaten Lingga. Bazar yang digelar di Desa Bukit Langkap itu menyediakan pula cabai, bawang merah, bawang putih, telur, lakse, hingga tempe untuk kebutuhan harian masyarakat.

Wakil Bupati Lingga, Ir. Novrizal, S.T., M.IP, menyambut baik inisiatif perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat. “Kami sangat senang dan mengapresiasi pihak perusahaan atas kolaborasi ini. Komunikasi berlangsung sangat baik sejak awal hingga kegiatan ini terealisasi,” ujarnya di sela-sela acara.

Skema Subsidi dari PT CPM

Melalui skema subsidi yang diberikan PT CPM, warga bisa memperoleh kebutuhan pokok berkualitas dengan harga ramah di kantong. Langkah ini menjadi angin segar di tengah tren peningkatan inflasi yang membebani daya beli masyarakat.

Perwakilan Manajemen PT CPM, Gusfil Muhardika, S.T, menegaskan komitmen perusahaannya untuk berkontribusi nyata. “Hal ini tentu kami sambut dengan baik. Perusahaan memiliki komitmen untuk berkontribusi secara nyata dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah operasional kami,” katanya.

Harapan Sinergi Berkelanjutan

Wabup Novrizal menambahkan bahwa kehadiran pemerintah yang didukung pihak swasta merupakan bentuk kehadiran negara di tengah situasi ekonomi yang menantang. Ia berharap sinergi ini tidak berhenti sampai di sini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Harapan kami, sinergi ini tidak berhenti di sini saja. Mari kita terus berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Lingga,” tutupnya.

Inisiasi bazar ini digagas oleh Tim Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Lingga. Antusiasme warga Desa Bukit Langkap terlihat tinggi sejak bazar dibuka, menandakan kebutuhan akan akses pangan murah masih menjadi prioritas utama di daerah tersebut.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: kepripedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top