BINTAN — Sekda Ronny Kartika secara khusus menyoroti keberhasilan Polres Bintan dalam mengungkap peredaran narkotika. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, aparat berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 2.362,03 gram.
“Capaian itu menunjukkan komitmen kuat aparat kepolisian dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba,” ujar Ronny dalam sambutannya.
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan tahun ini menjadi momentum evaluasi bagi institusi kepolisian. Ronny menilai peran Polri sangat vital dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, yang menjadi prasyarat kelancaran pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bintan dan masyarakat, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan rasa aman,” kata Ronny.
Selain penegakan hukum, Sekda mencatat kontribusi Polri di berbagai sektor lain. Mulai dari kegiatan sosial, penanggulangan bencana, hingga mendukung program ketahanan pangan dan pembinaan generasi muda.
Menurutnya, kontribusi tersebut semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia pun menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi ini merupakan modal utama menjaga stabilitas keamanan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Bintan,” tegas Ronny.
Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana menyebut Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum evaluasi. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ menjadi pengingat bahwa setiap tugas harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dengan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Kapolres.
Ia mengakui bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan Kabupaten Bintan yang aman, tertib, dan kondusif.