TANJUNGPINANG — Alunan kompang menyambut para peserta MTQ begitu kaki mereka menginjak dermaga Pelabuhan Sri Bintan Pura. Asisten Administrasi Umum Pemko Tanjungpinang, Augus Raja Unggul, langsung memasangkan tanjak—penutup kepala khas Melayu—kepada ketua rombongan kafilah Anambas. Prosesi adat berlanjut dengan penaburan beras kunyit sebagai simbol penghormatan dan doa restu bagi para tamu.
Kabag Kesra Kabupaten Kepulauan Anambas, Yandri Yanto, mengungkapkan rombongannya terdiri dari 78 orang yang berangkat langsung dari Tarempa, sementara sisanya bergabung dari Batam. Ia optimistis capaian kontingennya pada MTQ tahun ini bisa melampaui hasil edisi sebelumnya.
“Kalau bisa menjadi juara umum tentu kami bersyukur, meski persaingannya cukup berat. Paling tidak kami berharap hasil tahun ini lebih baik dari tahun lalu,” kata Yandri.
Menurut Yandri, sambutan hangat dari Pemko Tanjungpinang bersama Ikatan Keluarga Anambas di Tanjungpinang menjadi suntikan moral tersendiri. “Kami sangat gembira disambut dengan hangat dan meriah. Sambutan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bertanding dan memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak hanya menyambut secara adat, tetapi juga mengajak masyarakat untuk hadir langsung ke arena perlombaan. Augus Raja Unggul menyebut prosesi penyambutan merupakan bentuk penghormatan kepada setiap kafilah yang diundang mengikuti MTQ XII Kepri.
“Kami menghargai setiap tamu yang datang ke Tanjungpinang, terlebih para kafilah yang kami undang untuk mengikuti MTQ XII Kepri,” ucap Augus.
Ia mengimbau warga Tanjungpinang untuk menyemarakkan acara dengan menghadiri pembukaan, perlombaan di setiap venue, hingga malam penutupan. “Mari datang ke arena perlombaan untuk memberikan dukungan kepada para kafilah sekaligus menyemarakkan syiar Islam di Kota Tanjungpinang,” imbaunya.
Sebelum kafilah Anambas, kontingen Kabupaten Natuna lebih dahulu tiba melalui Pelabuhan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, pada 29 Juni 2026. Kedatangan mereka disambut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Pemko Tanjungpinang, Marzul Hendri.
Prosesi penyambutan kafilah Anambas turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Yenni Haryantie, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ahmad Yani, serta jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang.