TANJUNGPINANG — Kafilah Kabupaten Bintan menjadi salah satu yang paling menyita perhatian dalam Pawai Ta'aruf MTQ XII Kepri, Sabtu (4/7/2026). Selain jumlah peserta yang mencapai 2.031 orang, barisan ini juga dihiasi oleh 66 bunga manggar dan iringan Marching Band Bintan Maritim Corps.
Keunikan lain datang dari rombongan yang membawa durian dan salak sari intan—dua produk perkebunan andalan Bintan. Kendaraan hias dengan replika bertema "Anak Mengaji" menutup iring-iringan, disusul penampilan Silat Melayu Lama dari kelompok masyarakat setempat.
"Bintan hadir untuk berkompetisi sekaligus memeriahkan MTQ Kepri tahun ini. Panjangnya barisan ini menjadi simbol dukungan dan doa kita semua untuk anak-anak kita yang akan mengharumkan nama Bintan," ujar Ronny Kartika di tengah rombongan.
Dalam ajang MTQ XII Kepri kali ini, Bintan mengirimkan 50 peserta yang terdiri dari 26 laki-laki dan 24 perempuan. Mereka akan bertanding di 23 cabang dari total 24 cabang yang diperlombakan.
Ronny mengapresiasi antusiasme kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang mengisi barisan kafilah. Menurutnya, kebersamaan ini menjadi bentuk dukungan penuh bagi para qori dan qoriah asal Bintan.
"Kita ingin tambah semangat anak-anak kita yang akan berkompetisi nanti. Ini juga momentum semua ikut dalam syiar Islam lewat MTQ XII Kepri," tambahnya.
Salah satu momen yang paling difoto adalah penampilan Sony Pradito Widagdo yang bertindak sebagai komandan barisan. Ia mengenakan kostum ala Khalid bin Walid, kesatria perang Muslim yang dikenal sebagai pedang Allah yang terhunus. Gaya ini sekaligus menjadi simbol semangat juang para peserta dari Bintan.
Pawai Ta'aruf sendiri digelar di Pelataran Taman Gurindam 12, yang juga menjadi arena utama Astaka MTQ. Ribuan warga dan peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kepri memadati lokasi sejak pagi, menjadikan acara ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus promosi budaya dan potensi daerah masing-masing.