KARIMUN — Kontingen Kota Tanjungpinang memastikan diri sebagai juara umum Popda X Provinsi Kepri setelah mengoleksi total 82 medali. Perinciannya, 28 medali emas, 27 medali perak, dan 27 medali perunggu.
Pencapaian ini sekaligus menghentikan laju juara bertahan, Kota Batam, yang sebelumnya mendominasi ajang serupa di Lingga (2018), Bintan (2020), dan kandang sendiri pada 2024. Pada edisi 2024, Batam mengumpulkan 106 medali—44 emas, 32 perak, dan 30 perunggu—dengan Tanjungpinang di posisi kedua dengan 71 medali.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyebut kemenangan ini bersejarah. "Selama kurang lebih 20 tahun kita belum pernah menjadi juara umum pada ajang POPDA. Tahun ini, untuk pertama kalinya Kota Tanjungpinang berhasil meraih juara umum," ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Menurut Lis, prestasi tersebut bukan hasil instan. Di baliknya ada proses panjang yang dijalani atlet, pelatih, dan official dengan disiplin tinggi. "Latihan yang konsisten, semangat pantang menyerah, serta dedikasi luar biasa dari para pelatih yang mampu membimbing atlet dalam berbagai kondisi," kata Lis.
Lis menilai keberhasilan ini membuktikan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana olahraga tidak menghalangi prestasi. "Ini membuktikan bahwa semangat, disiplin, dan kualitas pembinaan menjadi faktor utama dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi," jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran kepala sekolah dan guru pendidikan jasmani yang konsisten membina bakat pelajar sejak di lingkungan sekolah. "Mereka terus memberikan ruang dan dukungan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi olahraga," ungkap Lis.
Kekalahan di kandang Batam tahun lalu menjadi momentum kebangkitan. Para atlet Tanjungpinang mempersiapkan diri dengan segala cara untuk merebut gelar juara umum di Karimun. Hasilnya, kontingen berhasil membawa pulang 28 emas, unggul tipis atas Batam yang harus puas di posisi runner-up.
Lis menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang berjuang membawa nama baik daerah. "Prestasi ini adalah hasil kerja bersama yang patut kita syukuri," pungkasnya.