Bek Arema FC Women U-18 Oedaija O’shea Sabet Gelar Pemain Terbaik Hydroplus Soccer League 2025/2026

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 00:27:32 WIB
Bek Arema FC Women U-18, Oedaija O’shea Sharinah, menerima penghargaan Pemain Terbaik Hydroplus Soccer League 2025/2026 di Kudus.

KEPULAUAN RIAU — KUDUS — Panggung Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026 di Kudus akhir pekan lalu menyisakan cerita pahit manis bagi Arema FC Women U-18. Tim asuhan Singo Edan itu harus puas pulang tanpa trofi juara setelah kalah di semifinal. Namun, satu nama justru mencuri perhatian di puncak turnamen: Oedaija O’shea Sharinah.

Bek muda ini dinobatkan sebagai Best Player oleh panelis turnamen. Penghargaan itu diraih berkat konsistensi dan soliditasnya di lini belakang sepanjang kompetisi bergulir. Ia menjadi tembok kokoh yang menyulitkan para penyerang lawan.

Target Best Player dari Awal, Kunci Percaya Diri

O’shea mengaku target menjadi pemain terbaik sudah ia pasang sejak turnamen dimulai. Bukan sekadar ikut-ikutan, ia serius mengejar gelar individu itu.

“Dari awal mau ikut turnamen tuh sebenarnya targetnya sudah best player. Jadi intinya itu percaya diri aja, kuncinya percaya diri,” ungkap O’shea dalam pernyataan resmi klub.

Meski sempat dilanda keraguan di tengah sengitnya persaingan, performa stabilnya di lapangan akhirnya meyakinkan para juri. Bagi pemain yang akrab disapa O’shea ini, trofi tersebut terasa emosional karena ketatnya level kompetisi nasional.

“Sangat berarti, kan jarang juga dapat best player di turnamen-turnamen nasional. Jadi ini cukup sangat berarti,” lanjutnya.

Dedikasi untuk Orang Tua dan Rekan Setim

Penghargaan prestisius itu ia dedikasikan sepenuhnya untuk orang tua yang selalu mendukung, keluarga besar, serta seluruh rekan setim di Arema FC Women U-18 yang berjuang bersama sepanjang turnamen. Tanpa dukungan mereka, kata O’shea, pencapaian itu tak akan terwujud.

Bagi manajemen Arema FC Women, gelar best player yang disabet O’shea menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi target tim untuk mengawinkan gelar juara di kelompok U-15 dan U-18 gagal tercapai. Kekalahan di semifinal memang menyesakkan, tapi setidaknya ada satu piala individu yang dibawa pulang ke Malang.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: aremafc.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top