BATAM — Potensi hujan tersebut, menurut BMKG, dapat disertai petir dan angin kencang sesaat di sejumlah wilayah. Fenomena ini dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer lokal, seperti belokan dan pertemuan angin (konvergensi) di sekitar Kepri serta suhu muka laut yang hangat. Faktor global dinilai tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap cuaca di wilayah tersebut.
BMKG merilis prakiraan cuaca terperinci untuk periode berlaku Selasa pukul 07.00 WIB hingga Rabu (15/7) pukul 07.00 WIB. Berikut rincian cuaca di masing-masing daerah:
BMKG menjelaskan bahwa meskipun secara umum cuaca cerah berawan, ketersediaan uap air di atmosfer Kepri tetap tinggi. Hal ini akibat suhu muka laut yang hangat dan adanya perlambatan angin. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan melalui proses konvektif lokal, yaitu pemanasan permukaan yang mendorong udara lembap naik dan membentuk awan cumulonimbus.
Proses inilah yang menyebabkan hujan dapat tiba-tiba turun dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama saat siang hari ketika pemanasan maksimal. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya di wilayah Bintan dan Natuna yang diprakirakan mengalami hujan ringan, diimbau untuk mewaspadai potensi angin kencang sesaat.