BATAM — Belanda tidak memberi kesempatan lawan untuk berkembang sepanjang turnamen. Dalam lima laga, mereka mencetak rata-rata 19,6 poin per pertandingan sementara hanya kemasukan 8 poin per laga. Statistik itu menunjukkan keseimbangan antara pertahanan disiplin dan serangan efektif yang menjadi ciri khas tim Belanda di seri ini.
Babak pertama final berlangsung ketat. Kedua tim saling berbalas angka hingga skor 3-3. Belanda perlahan mengambil alih permainan setelah unggul tipis 6-5. Rentetan poin berturut-turut membawa mereka memimpin 13-7 sebelum Noortje Driessen mencetak angka penentu kemenangan 22-9.
Pemain Belanda Evelien Lutje Schipholt kembali menjadi motor serangan. Ia menjadi sosok utama dalam keberhasilan timnya pada laga puncak, terutama saat laga masih ketat di awal.
China menutup turnamen sebagai runner-up setelah melewati jalan berat di babak gugur. Pada perempat final, mereka menyingkirkan Beijing 21-20 melalui babak tambahan. Di semifinal, giliran Thailand yang dikalahkan 15-13, juga lewat babak tambahan. Perjalanan panjang itu membuat China kelelahan saat menghadapi Belanda yang tampil lebih segar dan dominan.
FIBA 3x3 mencatat kemenangan Belanda di Batam menambah koleksi poin mereka untuk lolos ke FIBA 3x3 Women's Series Project Redwings Shanghai Final 2026. Belanda kini mengoleksi dua gelar musim ini setelah sebelumnya juara di seri lain.
Turnamen 3x3 Women's Series Batam 2026 menjadi ajang bergengsi yang diikuti tim-tim kuat dunia. Keberhasilan Batam menjadi tuan rumah mendapat apresiasi dari FIBA 3x3 dan diharapkan dapat meningkatkan popularitas basket 3x3 di Indonesia.