BINTAN — Ratusan peserta dari dalam dan luar negeri memeriahkan Kenduri dan Festival Durian Bintan tahun 2026. Dari total 650 peserta, tercatat 30 orang berasal dari Malaysia dan satu peserta dari Belanda. Sisanya datang dari Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Jawa, dan Makassar. Acara yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Bekapur, Desa Bintan Buyu, ini menjadi magnet wisatawan minat khusus.
Peningkatan jumlah peserta tahun ini cukup signifikan dibanding edisi sebelumnya. Sebelumnya, sebanyak 600 peserta Bintan Trekking 2026 resmi dilepas menuju kawasan Gunung Bintan. Tingginya minat menunjukkan bahwa wisata alam Bintan semakin dikenal sebagai destinasi minat khusus, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan, Kabupaten Bintan tidak hanya memiliki panorama alam yang indah, tetapi juga kekayaan budaya Melayu dan produk unggulan berupa Durian Daun — varietas durian khas Bintan dengan cita rasa dan karakteristik unik. Potensi ini diyakini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui promosi festival serta penguatan sektor pertanian dan UMKM.
Roby menjelaskan, Kenduri Durian Bentan bukan sekadar tradisi makan bersama atau perayaan musim panen. “Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan simbol rasa syukur masyarakat Melayu atas limpahan rezeki, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga warisan budaya agar tetap lestari,” ujarnya dalam sambutan.
Pj Bupati menyampaikan apresiasi kepada Zuriat Bentan, PT Royal Travel, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, serta seluruh pihak yang berkolaborasi. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas adat, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya lokal di Bintan.
Roby pun mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan mempromosikan potensi daerah. “Jadikan budaya Melayu sebagai identitas yang membanggakan, jadikan alam Bintan sebagai warisan yang harus dijaga, dan jadikan Durian Daun sebagai ikon kuliner khas Kabupaten Bintan yang semakin dikenal hingga ke tingkat internasional,” tutupnya.