Harga Pertamina Dex di Jatim Naik Rp 4.050 per Liter, Pertalite Aman di Rp 10.000

Penulis: Fadhli Usman  •  Rabu, 02 September 2026 | 12:46:02 WIB
Harga Pertamina Dex di Jawa Timur naik Rp 4.050 per liter menjadi Rp 25.200 per liter, berlaku sejak 1 September 2026.

KEPULAUAN RIAU — Kenaikan harga yang berlaku sejak Selasa (1/9/2026) pukul 00.00 WIB ini hanya menyentuh produk non-subsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Untuk pasar Jawa Timur, kenaikan paling drastis justru terjadi pada lini bahan bakar diesel, bukan bensin premium.

Dikutip dari rilis resmi Pertamina Patra Niaga, penyesuaian ini mengacu pada formula pemerintah dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, hingga pajak.

Lonjakan Harga Dex dan Dexlite di September 2026

Kenaikan Pertamina Dex menembus angka Rp 4.050 per liter, dari sebelumnya Rp 21.150 menjadi Rp 25.200. Ini adalah lompatan harga yang cukup besar untuk segmen diesel premium. Dexlite juga mengalami kenaikan hampir serupa, bertambah Rp 4.000 menjadi Rp 23.700 per liter. Untuk pengguna kendaraan diesel modern berteknologi injeksi common rail, penyesuaian ini membuat biaya operasional harian ikut membengkak.

BBM yang Tidak Mengalami Perubahan Harga

Kabar baiknya, untuk varian bensin nonsubsidi seperti Pertamax RON 92 dan Pertamax Green RON 95, harga tidak berubah. Pertamax masih dipatok di angka Rp 15.950 per liter, sama seperti periode sebelumnya. Pertamax Green juga tetap di Rp 16.600 per liter. Bahkan Pertamax yang dijual di outlet Pertashop tercatat Rp 15.850 per liter.

Sementara itu, produk bersubsidi seperti Pertalite RON 90 dan Biosolar tetap berada di harga yang sama. Pertalite masih bertengger di Rp 10.000 per liter menjadi pilihan utama kendaraan bermesin bensin, dan Biosolar di Rp 6.800 per liter untuk diesel subsidi.

Alasan Pertamina Menahan Harga Pertamax

Menurut VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, penyesuaian ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli, dan kondisi sosial masyarakat. Sebab itu, tidak semua produk nonsubsidi ikut naik.

"Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite," terang Kitty dalam keterangan resminya, "sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga."

Dari sisi tren, kenaikan signifikan pada Dex dan Dexlite mengindikasikan tekanan biaya produksi diesel yang lebih besar dibandingkan bensin. Kondisi geopolitik global dan permintaan musim dingin di belahan utara bumi kerap menjadi pemicu gejolak harga minyak mentah jenis ini.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Jatim

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter (tetap)
  • Pertamax: Rp 15.950 per liter (tetap)
  • Pertamax Green: Rp 16.600 per liter (tetap)
  • Pertamax Pertashop: Rp 15.850 per liter (tetap)
  • Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter (naik Rp 1.300)
  • Dexlite: Rp 23.700 per liter (naik Rp 4.000)
  • Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter (naik Rp 4.050)
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter (tetap)

Harga tersebut menjadi patokan resmi bagi konsumen di wilayah Jawa Timur sepanjang September 2026 dan akan berlaku sampai ada pengumuman penyesuaian selanjutnya. Perubahan ini patut menjadi pertimbangan bagi pemilik kendaraan diesel yang kerap beroperasi harian untuk menghitung ulang estimasi biaya operasional.

Reporter: Fadhli Usman
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top