Gubernur Kepri Ansar Apresiasi Bareskrim dan BNN Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Ketamin di Batam

Penulis: Mahsyar Hamdani  •  Rabu, 02 September 2026 | 13:02:01 WIB
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memberikan apresiasi kepada aparat gabungan di Mapolda Kepri, Batam.

BATAM — Upaya penyelundupan narkotika jenis Ketamin HCL sebanyak 800 kilogram melalui jalur laut berhasil digagalkan aparat. Pengungkapan ini merupakan hasil Operasi Gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Kepri.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, tindakan tegas ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga wilayah perbatasan Indonesia dari kejahatan transnasional.

Kepri di Garis Depan Perbatasan Laut Indonesia

Ansar menyampaikan terima kasih atas nama Pemerintah Provinsi Kepri dan seluruh masyarakat. Ia menilai posisi geografis Kepri yang berada di perbatasan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan jalur laut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh masyarakat Kepri, kami memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh aparat yang telah menjaga wilayah perbatasan Indonesia dari berbagai bentuk kejahatan transnasional,” ujar Ansar di Mapolda Kepri.

Keberhasilan menggagalkan penyelundupan 800 kilogram ketamin dinilai menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas lembaga. Ansar memastikan soliditas antarinstansi terus dijaga untuk menutup celah peredaran narkoba di perairan daerah itu.

Jaminan Keamanan bagi Investor Asing dan Dalam Negeri

Lebih lanjut, Ansar menegaskan bahwa wilayah Kepri tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Ia secara khusus menyapa para pelaku investasi, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), agar tidak ragu melanjutkan rencana bisnis mereka.

“Kepada seluruh pelaku investasi di Kepri, baik yang sudah eksis maupun yang sedang berproses, tidak perlu merasa khawatir. Kepri tetap merupakan daerah yang aman dan kondusif untuk melakukan berbagai aktivitas investasi,” tegasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen mendukung investasi yang berjalan sesuai aturan hukum. Di sisi lain, pemberantasan narkotika dan penyelundupan akan terus diperkuat bersama pemerintah pusat dan pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi Kunci Jaga Kedaulatan NKRI

Menurut Ansar, posisi Kepri sebagai salah satu teras Indonesia di kawasan barat menuntut kewaspadaan ekstra. Ancaman peredaran gelap narkotika kerap menyasar jalur-jalur perairan yang sulit dipantau secara maksimal.

Ia berharap keberhasilan Operasi Gabungan Bareskrim, BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepri ini semakin memperkokoh sinergi ke depannya. Ansar menilai kolaborasi yang solid adalah prasyarat utama menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjamin keamanan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Ansar.

Reporter: Mahsyar Hamdani
Sumber: sketsanews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top