63.540 Warga Bintan Sudah Ikut Cek Kesehatan Gratis, Puskesmas Tanjung Uban Terbanyak Layani 10.121 Jiwa

Penulis: Ridwan Azhari  •  Sabtu, 12 September 2026 | 10:29:31 WIB
Warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam Program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Sebanyak 63.540 warga Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui puskesmas hingga Agustus 2026. Puskesmas Tanjung Uban mencatat kunjungan tertinggi dengan 10.121 jiwa diperiksa, disusul Puskesmas Kawal 8.619 jiwa dan Puskesmas Sei Lekop 7.998 jiwa. Pemkab Bintan menyatakan program prioritas nasional ini menjadi langkah preventif pengendalian penyakit di daerah itu.

TANJUNGPINANG — Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, melaporkan capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau 63.540 penduduk melalui puskesmas hingga Agustus 2026. Angka itu dihimpun dari kunjungan warga ke 16 puskesmas yang tersebar di wilayah kabupaten tersebut.

Puskesmas Tanjung Uban memimpin perolehan kunjungan dengan 10.121 jiwa diperiksa. Posisi berikutnya ditempati Puskesmas Kawal 8.619 jiwa, Puskesmas Sei Lekop 7.998 jiwa, Puskesmas Kijang 6.456 jiwa, dan Puskesmas Teluk Sasah 5.861 jiwa.

Selebihnya, Puskesmas Toapaya melayani 4.902 jiwa dan Puskesmas Teluk Sebong 3.883 jiwa. Sisanya tersebar di Puskesmas Numbing, Kelong, Mantang, Kuala Sempang, Tambelan, Teluk Bintan, Sri Bintan, dan Berakit.

Hipertensi dan Diabetes Mendominasi Hasil Skrining di Kepri

Data Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menunjukkan hasil skrining CKG warga setempat didominasi hipertensi dan diabetes. Risiko kedua penyakit itu rata-rata dialami warga dewasa hingga pra-lansia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri M. Bisri menyebut pihaknya menggencarkan penyuluhan pola hidup sehat sebagai bentuk intervensi. "Penyebab hipertensi dan diabetes, 90 persennya dipicu pola hidup tidak sehat, salah satunya merokok," ujarnya.

Dinkes Kepri mendorong warga memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan ikan, rutin berolahraga, memperbanyak minum air putih, serta berhenti merokok. Warga yang terdeteksi hipertensi dan diabetes saat CKG langsung diarahkan berobat ke puskesmas, bahkan dirujuk ke rumah sakit bila memerlukan tindakan medis lanjutan.

Pemkab Bintan Kebut Layanan Preventif Lewat Puskesmas

Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menegaskan pemda berkomitmen menyukseskan program prioritas nasional tersebut. Menurutnya, CKG merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

"Program CKG melalui puskesmas hingga kini terbukti telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak," kata Deby di Pulau Dompak, Jumat.

Deby menambahkan pemeriksaan kesehatan rutin penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Jika ditemukan faktor risiko atau penyakit, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

"Kami terus optimalkan Program CKG ini sebagai langkah-langkah preventif dalam pengendalian penyakit, supaya masyarakat kita tetap sehat," tuturnya.

Mengapa Cek Kesehatan Rutin Jadi Kunci Pengendalian Penyakit

Hipertensi dan diabetes sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Skrining rutin lewat puskesmas memungkinkan warga mengetahui kondisi kesehatannya sebelum penyakit berkembang ke tahap berat.

Bagi warga Bintan yang belum memeriksakan diri, CKG masih berjalan di seluruh puskesmas hingga batas waktu yang ditetapkan pemerintah. Pemeriksaan mencakup deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular yang menjadi beban terbesar layanan kesehatan daerah.

Reporter: Ridwan Azhari
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top