Pencarian

Pemko Batam Tegaskan Solidaritas Antardaerah Lewat Bantuan Pascabencana untuk Sumbar

Senin, 12 Januari 2026 • 08:56:08 WIB
Pemko Batam Tegaskan Solidaritas Antardaerah Lewat Bantuan Pascabencana untuk Sumbar
Penyerahan bantuan kemanusiaan Rp4,5 miliar dari Batam kepada Sumatera Barat berlangsung di Padang.

Batam – Pemerintah Kota Batam menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Sumatera Barat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bernilai lebih dari Rp4,5 miliar. Bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas warga Batam kepada daerah yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Penyerahan bantuan dilakukan secara resmi di Padang dan diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada Minggu (11/1/2026). Bantuan yang disalurkan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp2,5 miliar serta sumbangan masyarakat Batam senilai Rp2,06 miliar.

Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati bersama masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera Barat yang tengah menghadapi dampak bencana. Sumatera Barat menjadi provinsi terakhir di Pulau Sumatera yang menerima bantuan kemanusiaan dari Pemko Batam, setelah sebelumnya bantuan serupa disalurkan ke Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam dan seluruh warganya. Ia menilai bantuan tersebut mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan antardaerah dalam menghadapi situasi darurat.

Menurut Mahyeldi, kehadiran perwakilan Pemko Batam menjadi bukti bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak menghadapi bencana sendirian. Dukungan moral dan material yang diberikan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan serta membangkitkan semangat masyarakat terdampak.

Penyerahan bantuan dipimpin Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin bersama Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Sekda Batam Firmansyah menjelaskan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam sejatinya ingin menyerahkan bantuan secara langsung. Namun karena agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan, penyerahan bantuan didelegasikan kepada jajaran pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa dana bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Batam yang harus disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Keterlibatan langsung unsur pemerintah daerah, menurutnya, menjadi bentuk komitmen Pemko Batam dalam memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berwenang.

Firmansyah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Ia juga menyampaikan salam hormat dari Pemerintah Kota Batam kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan seluruh masyarakatnya.

Selain bantuan yang disalurkan melalui Pemko Batam, sejumlah lembaga dan paguyuban turut menyalurkan bantuan secara mandiri. Salah satunya adalah PLN Batam yang memberikan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,2 miliar dalam dua tahap, baik dalam bentuk barang maupun bantuan tunai.

Secara keseluruhan, hingga akhir Desember 2025, dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun Pemerintah Kota Batam mencapai lebih dari Rp14 miliar. Dana tersebut berasal dari APBD dan partisipasi masyarakat, serta telah disalurkan ke tiga provinsi di Pulau Sumatera.

Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Batam berharap sinergi antardaerah semakin kuat, pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, serta nilai gotong royong dan persaudaraan antarwilayah terus terjaga.

Bagikan
Sumber: entralnews.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks