Pencarian

Brand Olahraga asal Swiss ON Tantang Nike dan Adidas dengan Teknologi Canggih

Senin, 12 Januari 2026 • 00:26:44 WIB
Brand Olahraga asal Swiss ON Tantang Nike dan Adidas dengan Teknologi Canggih
Teknologi LightSpray dari On mempercepat proses produksi sepatu hingga tiga menit dengan robot otomatis.

Merek perlengkapan olahraga asal Swiss, On, semakin serius menantang dominasi raksasa industri seperti Nike dan Adidas. Dengan mengandalkan teknologi tinggi dan keberanian berinovasi, On berhasil mencuri perhatian pasar global.

Salah satu terobosan terbaru On adalah teknologi LightSpray, yakni metode pembuatan sepatu menggunakan robot yang menyemprotkan serat khusus hingga membentuk bagian atas sepatu secara otomatis. Proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit, jauh lebih cepat dibanding cara konvensional yang memakan waktu berjam-jam dan melibatkan banyak tenaga manusia.

Sepatu berteknologi ini diproduksi di fasilitas riset On di Zurich, Swiss. Meski terlihat futuristik, manusia tetap berperan mengawasi dan menyempurnakan hasil akhir. On mengklaim teknologi tersebut mampu mengurangi jejak karbon hingga 75 persen dibanding sepatu olahraga biasa.

Nama On semakin dikenal luas setelah bekerja sama dengan legenda tenis dunia, Roger Federer. Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan sepatu olahraga berperforma tinggi, tetapi juga memperkuat citra On sebagai merek premium yang memadukan fungsi dan gaya. Selain Federer, On juga menggandeng figur populer dari dunia hiburan dan mode untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Didirikan pada 2010 oleh tiga sahabat di Swiss, On awalnya hanya bermodalkan tabungan pribadi dan menjual sepatu di acara lari. Kini, perusahaan tersebut telah melantai di bursa saham New York dan bernilai miliaran dolar AS. Tahun ini, On menargetkan penjualan puluhan juta pasang sepatu secara global.

Meski pangsa pasarnya masih sekitar 1 persen dari pasar sportswear dunia, pertumbuhan On terbilang pesat, terutama di Eropa, Amerika Serikat, dan China. Sepatu On diposisikan di segmen menengah ke atas, dengan harga yang bersaing langsung dengan produk premium Nike dan Adidas.

Ke depan, On berencana membangun pabrik berbasis robot di luar Asia agar produksi bisa lebih dekat dengan pasar utama. Langkah ini dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus memungkinkan On merespons tren konsumen dengan lebih cepat.

Dengan kombinasi teknologi, desain, dan pendekatan ramah lingkungan, On optimistis dapat terus berkembang dan menjadi penantang serius bagi merek-merek olahraga terbesar dunia.

Bagikan
Sumber: The Guardian

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks