BATAM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima langsung perwakilan ribuan pekerja PT Ghim Li Indonesia dalam audiensi yang digelar Rabu (16/9/2026). Forum itu menghasilkan sejumlah kesepakatan awal, mulai dari jaminan kesehatan hingga rencana pembentukan tim khusus untuk mendalami kondisi perusahaan.
Poin yang paling disorot pekerja adalah jaminan BPJS Kesehatan. Pemko Batam menyatakan akan menanggung seluruh kepesertaan pekerja yang memiliki KTP Batam sampai persoalan PT Ghim Li selesai.
Gaji Tertunda Masuk Prioritas Penyelesaian
Dalam pertemuan tersebut, Pemko Batam menegaskan penyelesaian hak pekerja, terutama pembayaran gaji yang belum diterima, menjadi salah satu prioritas. Persoalan itu menjadi alasan utama audiensi digelar setelah pekerja menunggu kejelasan selama beberapa waktu.
Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kepulauan Riau, Suprapto, menyebut sejumlah poin telah dibahas dalam pertemuan bersama Wali Kota Batam.
"Ada beberapa hal yang tadi sudah kita perbincangkan di dalam," kata Suprapto usai audiensi di hadapan para pekerja.
Negosiasi di Singapura Belum Tuntas
Salah satu pembahasan menyangkut proses negosiasi yang saat ini masih berlangsung di Singapura. Suprapto menyebut terdapat informasi awal yang dinilai positif, namun hasil lengkap pembicaraan baru akan disampaikan setelah tim kembali ke Batam.
"Sudah ada informasi yang baik, tetapi nanti akan ada penyampaian secara langsung ketika tim balik ke Kota Batam, terkait poin-poin apa yang ada di tim di Singapura," ujarnya.
Kepastian jaminan kesehatan disampaikan Suprapto sebagai hasil konkret audiensi. Menurutnya, Pemko Batam memastikan BPJS Kesehatan pekerja dengan KTP Batam tetap ditanggung selama persoalan PT Ghim Li belum selesai.
"Selama masalah ini belum selesai, maka Pemerintah Kota Batam akan menanggung seluruh BPJS Kesehatan teman-teman yang KTP-nya adalah KTP Batam," katanya.
Sorak Pekerja Sambut Kepastian Jaminan Kesehatan
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari para pekerja yang hadir. Sorak-sorai dan tepuk tangan terdengar setelah kepastian mengenai jaminan kesehatan itu disampaikan.
Selain gaji dan BPJS Kesehatan, Pemko Batam akan membentuk tim kecil untuk mendalami kondisi PT Ghim Li Indonesia. Tim tersebut akan melibatkan Pemko Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta perwakilan serikat pekerja.
Pembentukan tim diharapkan mempercepat pembahasan dan mencari langkah penyelesaian atas persoalan yang dihadapi para pekerja PT Ghim Li.