BATAM — Pemko Batam menargetkan Pojok UMKM di Pelabuhan Sekupang dan Bandara Internasional Hang Nadim menjadi etalase produk lokal bagi wisatawan dan penumpang yang melintas. Amsakar menyebut dua lokasi itu dipilih karena aktivitas pariwisata Batam yang terus meningkat.
Ia menginstruksikan pelaku UMKM memanfaatkan lonjakan kunjungan wisatawan untuk memperluas jangkauan promosi produk unggulan masing-masing. "Bagi pemerintah, memberdayakan UMKM adalah solusi nyata untuk memperkecil angka pengangguran dan kemiskinan," ujarnya.
Kurasi Ketat 180 Produk dari 12 Kecamatan
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam Salim menyatakan pihaknya mengondisikan kurasi ketat terhadap 180 jenis produk yang berasal dari 12 kecamatan. Penilaian melibatkan tim independen yang terdiri dari BPOM serta asosiasi industri.
Tim tersebut menilai kualitas, keunikan, hingga daya saing pasar dari setiap produk lokal yang diusulkan. Hasil kurasi inilah yang kemudian menentukan produk mana yang layak mewakili Batam di ruang promosi strategis.
Penghargaan untuk UMKM Terbaik Tingkat Kecamatan hingga Kota
Amsakar menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang UMKM terbaik, mulai dari tingkat kecamatan hingga Kota Batam. Pemberian apresiasi ini dimaksudkan memacu semangat berinovasi di kalangan pelaku usaha mikro.
Penetapan produk unggulan tahun 2026 menjadi dasar bagi Pemko Batam memilih produk yang akan ditempatkan di Pojok UMKM. Produk yang lolos kurasi dinilai memiliki kualitas dan daya saing yang siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Pelabuhan dan Bandara sebagai Titik Jual Strategis
Pelabuhan Sekupang dan Bandara Hang Nadim merupakan dua pintu masuk utama ke Batam. Keduanya melayani penumpang domestik maupun mancanegara dengan volume pergerakan yang tinggi setiap hari.
Penempatan Pojok UMKM di dua lokasi itu dinilai memberi pelaku usaha mikro akses langsung ke calon pembeli. Wisatawan yang baru tiba atau hendak pulang bisa membeli produk lokal tanpa harus mencari ke pusat oleh-oleh.
Pemko Batam belum merinci jadwal pengoperasian Pojok UMKM di kedua lokasi tersebut. Namun penetapan produk unggulan 2026 menjadi tahap awal sebelum produk ditempatkan di ruang promosi.