Pencarian

Bernard van Aert Resmi Jadi Polisi Jalur Prestasi, Bidik Medali Asian Games 2026

Kamis, 17 September 2026 • 15:52:01 WIB
Bernard van Aert Resmi Jadi Polisi Jalur Prestasi, Bidik Medali Asian Games 2026

KEPULAUAN RIAU — Peraih medali perunggu SEA Games 2025 itu kini menyandang status baru sebagai anggota kepolisian melalui jalur prestasi. Bernard Benyamin van Aert masuk gelombang pertama rekrutmen tahun ini berkat pencapaiannya di lintasan balap sepeda. Kini ia mengalihkan fokus ke Asian Games 2026 dengan target medali.

Bernard Benyamin van Aert menegaskan status barunya bukan sekadar pengalihan karier. Atlet berusia 29 tahun itu lolos seleksi kepolisian melalui jalur prestasi, sebuah jalur yang membuka pintu bagi atlet berprestasi nasional untuk bergabung dengan institusi Polri tanpa mengikuti seleksi reguler.

Prestasi Bernard di SEA Games 2025 Thailand menjadi tiket masuknya. Ia tergabung dalam gelombang pertama rekrutmen anggota kepolisian jalur prestasi tahun ini, sebuah proses yang memakan waktu dan menuntut kehadiran penuh di akademi.

Pendidikan Kepolisian Bikin Sejumlah Balapan Terlewat

Konsekuensi dari status barunya langsung terasa di lintasan. Bernard harus melewatkan beberapa agenda balap, termasuk Kejuaraan Nasional Track yang digelar di Jakarta International Velodrome pada Juli lalu.

"Jadi ada beberapa balapan yang akhirnya saya tidak ikut, seperti Kejurnas kemarin yang seharusnya ikut. Jadi di dalam benar-benar tak bisa olahraga, tapi mengikuti semua proses di akademi kepolisian," ujar Bernard kepada pewarta.

Selama menjalani pendidikan, ruang geraknya sebagai atlet memang terbatas. Semua proses di akademi kepolisian harus diikuti, sementara jadwal latihan dan kompetisi balap sepeda menuntut konsistensi tersendiri.

Keputusan yang Tak Pernah Dibayangkan Sebelumnya

Bernard mengaku tidak pernah membayangkan akan menjadi polisi. Namun ia menyadari karier sebagai atlet tidak bisa berlangsung selamanya, dan keputusan ini diambil setelah berdiskusi dengan keluarga.

"Enggak kebayang sama sekali (jadi polisi). Tapi rezekinya. Kalau mengikuti pribadi pasti ingin prestasi terus. Cuma sebelum ambil polisi kan bertanya ke keluarga, apa semua, dan mereka support," tutur peraih medali perunggu SEA Games 2025 ini.

Menjalani dua peran sekaligus bukan hal mudah. Bernard harus beradaptasi dengan ritme yang sama sekali berbeda antara kehidupan atlet dan pendidikan kepolisian.

"Ya penyesuaian lah karena selain menjadi atlet, pasti ada pemikiran juga untuk masa depan. Memang dua hal yang berbeda, ya kaget pasti, agak sulit juga pasti. Dijalani saja," lanjutnya.

Target Medali Asian Games 2026 di Disiplin Track

Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian, Bernard kembali memusatkan perhatian ke Asian Games 2026. Ia akan tampil di disiplin track pada dua nomor, yakni team pursuit dan omnium.

Pada dua edisi Asian Games sebelumnya, 2018 dan 2022 yang digelar pada 2023, Bernard belum berhasil meraih medali. Kali ini ia menargetkan podium.

"Saya ingin mendapatkan medali," katanya singkat.

Namun jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028 jauh lebih berat. Perhitungan poin kualifikasi sudah mulai masuk pada World Championship mendatang, sementara Bernard tertinggal karena melewatkan sejumlah event akibat pendidikan dan proses seleksi kepolisian.

"Untuk World Championship besok sudah mulai masuk perhitungan poin. Cuma kayaknya masih berat karena belum mengikuti event dan ada pendidikan dan seleksi jadi agak sedikit tertinggal. Enggak tahu tahun depan, ya harus lebih ekstra lagi cari poinnya," pungkas Olimpian Paris 2024 itu.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks