KEPULAUAN RIAU — Momen pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih dari Presiden Prabowo kepada atlet panjat tebing Veddriq Leonardo. Kontingen Indonesia membawa misi perbaikan peringkat setelah pada Asian Games 2022 lalu berhasil mengumpulkan tujuh medali emas.
Target Emas dan Persiapan Pelatnas yang Lebih Terukur
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Presiden dalam acara pelepasan ini. Menurutnya, hal itu menjadi bukti negara berdiri di belakang para atletnya.
"Terimakasih kepada bapak Prabowo bisa melepas secara langsung kontingen untuk Asian Games 2026. Kehadiran Bapak ini sangat penting untuk membuktikan bahwa negara berdiri bersama atletnya," ucap Erick di Kompleks Istana Kepresidenan.
Erick menuturkan, persiapan kontingen kali ini berjalan lebih terarah dibandingkan edisi sebelumnya. Setiap cabang olahraga kini memiliki indeks penilaian dan evaluasi yang jelas dalam pemusatan latihan nasional.
"Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan tentu para atletnya sendiri," kata dia.
Sejumlah Cabang Olahraga Lebih Dulu Berangkat ke Jepang
Dari total 281 atlet yang dilepas, beberapa di antaranya sudah lebih dahulu bertolak ke Jepang. Cabang olahraga basket, wushu, dan bulutangkis tercatat menjadi yang tercepat memberangkatkan skuadnya.
"281 kurang lebih karena beberapa sudah berangkat," jelas Erick. Sebagian atlet lainnya masih menjalani pemusatan latihan sebelum menyusul ke Aichi-Nagoya.
Catatan Prestasi dan Jadwal Asian Games 2026
Target empat medali emas yang dibawa pemerintah memang lebih rendah dari capaian Asian Games 2022. Saat itu Indonesia pulang dengan membawa tujuh medali emas dari Hangzhou, China.
Asian Games 2026 sendiri akan berlangsung di dua kota Jepang, Aichi dan Nagoya. Ajang ini menjadi ujian bagi konsistensi pembinaan atlet nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.