KARIMUN — Direktur BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, menyatakan pihaknya akan terus turun langsung ke masyarakat agar informasi KURDA diterima secara luas. Menurut dia, masih banyak pelaku UMKM yang membutuhkan permodalan tetapi tidak mengetahui adanya program tersebut.
"Intinya kami ingin informasi KURDA ini sampai langsung kepada masyarakat. Jangan sampai ada pelaku UMKM yang membutuhkan permodalan tetapi tidak mengetahui adanya program ini. Karena itu, kami akan terus melakukan sosialisasi bersama pemerintah daerah hingga ke berbagai kecamatan," ujar Siska.
Mengapa Sosialisasi di Kecamatan Meral Dinilai Penting
Sekretaris Kecamatan Meral, Kurnia Irawan, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia berharap informasi mengenai program KURDA dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah Meral.
Penyampaian informasi secara langsung dinilai penting karena masih terdapat masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan akses permodalan. Dengan cara itu, calon penerima manfaat dapat memahami mekanisme serta persyaratan untuk memperoleh pembiayaan melalui Program KURDA.
Peran UMKM dalam Perekonomian Kabupaten Karimun
Menurut Siska, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Kemudahan akses permodalan menjadi salah satu hal yang perlu terus didorong, dengan tetap memperhatikan kemampuan dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
"Kami berharap KURDA ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengembangkan usaha, menambah modal kerja dan meningkatkan kapasitas usahanya. BPR Tuah Karimun siap hadir memberikan layanan dan informasi kepada masyarakat," tambahnya.
Sinergi dengan Pemkab Karimun dan Rencana Perluasan Sosialisasi
BPR Tuah Karimun bersama Pemerintah Kabupaten Karimun akan terus memperluas sosialisasi KURDA ke berbagai wilayah. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Karimun.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPR Tuah Karimun dan masyarakat, Program KURDA diharapkan semakin dikenal dan dimanfaatkan secara tepat sasaran oleh pelaku UMKM di Kabupaten Karimun.