KEPULAUAN RIAU — Ousmane Dembele dipercaya mengenakan ban kapten Prancis saat mengalahkan Turki 1-0 di laga pembuka Nations League, tepat setelah Kylian Mbappe ditarik keluar akibat cedera lutut. Zinedine Zidane menilai Dembele siap mengambil tanggung jawab lebih besar di lini depan Les Bleus selama Mbappe absen.
Kemenangan Prancis atas Turki di Stadion Turka Arac Muayene Kocaeli tidak berjalan tanpa biaya. Mbappe mencetak gol tunggal pada menit ke-54, lalu meninggalkan lapangan karena mengalami hiperekstensi pada lutut kirinya. Tingkat keparahan cedera penyerang Real Madrid itu belum diungkapkan secara resmi.
Gol tersebut merupakan gol ke-12 Mbappe untuk Prancis sepanjang 2026. Torehan itu menyamai rekor gol terbanyak pemain Prancis dalam satu tahun kalender pada abad ke-21, yang sebelumnya juga dicatat Mbappe pada 2022.
Ban Kapten untuk Dembele Usai Mbappe Ditarik Keluar
Setelah Mbappe keluar, Dembele dipercaya memakai ban kapten. Keputusan itu menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain senior dengan tanggung jawab penting di dalam skuad.
Kontribusi Dembele di laga tersebut cukup menonjol. Ia mencatatkan statistik tertinggi di tim untuk peluang yang diciptakan, yakni empat, plus tujuh sentuhan di kotak penalti lawan.
"Dia sudah melakukannya. Dia adalah wakil kapten; dia memegang peran itu, bahkan saat tidak menjabat sebagai kapten," ujar Zidane dikutip dari FotMob.
Zidane Ingin Semua Pemain Berkontribusi, Bukan Hanya Kapten
Bagi Zidane, peran Dembele tidak hanya soal ban kapten atau statistik di lapangan. Pengalaman dan kemampuannya berada di tengah rekan-rekan setim dinilai penting untuk menjaga kekompakan Prancis.
"Dia sosok yang baik, selalu ada untuk rekan-rekannya, dan kita harus memanfaatkan pengalamannya. Saya mengharapkan kontribusi dari semua orang, bukan hanya dari para kapten. Ini adalah kelompok yang memiliki kebersamaan yang baik," ucap Zidane.
Zidane juga menekankan bahwa perjalanan bersama Timnas Prancis merupakan pengalaman yang perlu dinikmati para pemain. Kebersamaan dalam skuad dinilainya sebagai bagian penting dari perjalanan mereka di level internasional.
"Usia saya sudah 54 tahun. Saya ada di sini. Saya tidak bisa bermain lagi, jadi saya berpesan kepada mereka untuk menikmati momen ini, karena waktu berlalu begitu cepat. Timnas Prancis begitu istimewa, dan saya ingin mereka benar-benar menikmati momen-momen ini," kata Zidane.
Apa Artinya bagi Prancis di Nations League
Absennya Mbappe menjadi kehilangan besar bagi Prancis, baik dari sisi kepemimpinan maupun kontribusi di lapangan. Zidane melihat Dembele sebagai salah satu sosok yang bisa mengisi ruang tersebut ketika Prancis melanjutkan perjuangannya di Nations League.