KEPULAUAN RIAU — Dua unit Honda Accord Coupe keluaran 1988 dan 1994 dengan odometer di bawah 1.000 mil menunjukkan kenapa model ini bertahan puluhan tahun di daftar 10Best Car and Driver. Kondisi keduanya masih seperti baru keluar dealer, menawarkan pengalaman berkendara yang jauh berbeda dari mobil modern.
Sejarah Accord di Amerika Serikat
Accord pertama kali dijual di Amerika Serikat pada 1976. Enam tahun kemudian, tepatnya 1982, model ini menjadi mobil penumpang pertama dari pabrikan Jepang yang diproduksi di Negeri Paman Sam. Setahun berselang, Accord masuk daftar 10Best Car and Driver untuk pertama kalinya. Pencapaian itu berlanjut hingga total 40 kali, sebuah rekor yang belum terpecahkan sampai sekarang.
Desain Kotak vs Lengkung: Dua Era yang Berbeda
Dari jarak 20 kaki, nuansa nostalgia langsung terasa. Di jalan modern yang dipenuhi Ford F-150 dan Jeep Grand Wagoneer, kedua Accord ini terlihat mungil. Desainnya juga menonjol karena bersih. Model 1988 punya bentuk persegi tegas, sementara model 1994 tampil lebih membulat.
Keduanya kontras dengan mobil masa kini yang penuh lekukan tajam dan gril besar. Accord coupe 1988 sekarang sudah sangat jarang terlihat. Lampu utamanya yang bisa naik-turun langsung menandai bahwa ini mobil era lama.
Kabin: Visibilitas Luar Biasa dan Fitur Era 80-an
Duduk di kursi pengemudi, hal pertama yang terasa adalah visibilitas. Pilar atap mobil modern jauh lebih tebal karena alasan keselamatan. Tapi di dalam Accord klasik ini, sensasi lapang dan bebas hambatan pandangan memberi efek menenangkan. Model 1988 dengan kaca depan tegak dan hidung meruncing memberi pandangan jalan yang tak terhalang.
Kabin Accord LX-i 1988 terasa cukup mewah. Plastik hanya di bagian bawah, pintu dilapisi kain felt lembut, dan kursi kainnya sangat nyaman. Fitur premium saat itu lengkap: cruise control, spion elektrik, dan power window dengan otomatis di jendela pengemudi. Setirnya tipis, dan ada empat tombol klakson kecil yang mudah dijangkau jempol.
Accord EX 1994 terasa lebih banyak plastik dan warna abu-abu gelapnya kurang mengundang. Meski begitu, kabinnya tetap taktil. Tombol klakson di setir tinggal dua. Fiturnya bertambah: spion elektrik, sunroof elektrik, power window, dan cruise control. Kursi kain pengemudi bisa diatur ketinggiannya secara elektrik. Honda juga menambahkan cup holder, meski ukurannya kecil menurut standar sekarang.
Kedua kabin membawa kita ke masa sebelum layar sebesar laptop, Apple CarPlay, dan asisten suara AI. Isinya penuh tombol dan dial dengan bunyi klik memuaskan. Panel instrumen analog menyala biru-hijau dingin saat malam.
Cara Menyalakan dan Karakter Mesin
Menyalakan Accord klasik ini mengingatkan betapa banyak yang berubah. Kuncinya kecil dan sederhana, tanpa tombol, hanya kepala plastik dan bilah logam. Putar pergelangan tangan, mesin menyala. Menyalakan Accord Hybrid modern mungkin terasa lebih halus, tapi mesin empat silinder di balik kap ini punya getaran yang membuat mobil terasa bersemangat menjelajah jalan.
Pengalaman Berkendara Accord 1988
Accord Coupe 1988 sangat menyenangkan dikendarai. Hal pertama yang menonjol adalah kenyamanan suspensinya. Jalanan Michigan yang penuh lubang sering tidak cocok dengan mobil modern yang disetel sporty dan memakai velg besar. Accord 1988 justru disetel untuk kenyamanan. Velg 14 inci berarti ada banyak dinding ban untuk menyerap ketidaksempurnaan jalan.
Tapi suspensi lembut berarti saat dipacu, body roll cukup terasa. Meski begitu, kemiringan mobil saat menikung terjadi secara progresif, memberi tahu seberapa dekat Anda dengan batasnya. Di jalan berkelok, Accord terasa luwes dan mengasyikkan. Setirnya tegang dengan sedikit kelonggaran di tengah, tidak terlalu berat, dan memberi umpan balik melimpah.
Yang Perlu Diperhatikan
- Kedua unit ini adalah mobil koleksi dengan VIN 001 dan jarak tempuh di bawah 1.000 mil, jadi tidak mewakili kondisi Accord Coupe yang dipakai harian puluhan tahun.
- Pilar atap tipis memang memberi visibilitas bagus, tapi perlindungan dari tabrakan samping jauh di bawah standar mobil modern.
- Cup holder Accord 1994 kecil, tidak muat gelas ukuran besar masa kini.
- Tanpa blind-spot monitor, mengandalkan pandangan bahu saat berpindah lajur.
Kelebihan
- Desain bersih dan tidak agresif, kontras dengan mobil modern.
- Visibilitas ke luar sangat baik berkat pilar atap tipis.
- Kabin taktil dengan tombol dan dial yang memuaskan.
- Kenyamanan berkendara Accord 1988 di jalan rusak.
- Sejarah panjang: 40 kali masuk daftar 10Best Car and Driver.
Kekurangan
- Body roll cukup terasa saat menikung di model 1988.
- Kabin Accord 1994 terasa lebih plasticky dan kurang mengundang.
- Fitur keselamatan jauh tertinggal dari standar sekarang.
- Cup holder tidak praktis untuk gelas modern.
Verdict
Dua Accord Coupe ini bukan mobil untuk dipakai harian. Kondisinya yang nyaris sempurna menjadikannya koleksi, bukan transportasi. Tapi sebagai jendela ke masa lalu, keduanya menunjukkan kenapa Accord bisa bertahan di daftar 10Best Car and Driver selama puluhan tahun. Accord 1988 cocok buat penggemar desain kotak dan kenyamanan berkendara santai. Accord 1994 lebih pas untuk yang ingin sedikit fitur modern seperti sunroof dan cup holder, meski kabinnya kurang hangat.
Bagi pembaca Indonesia, Accord generasi ini mungkin hanya bisa dilihat di ajang mobil klasik atau koleksi pribadi. Tapi cerita di baliknya tetap relevan: mobil yang dirancang sederhana, nyaman, dan jujur sering kali lebih berkesan daripada yang penuh teknologi tapi kehilangan karakter.