KEPULAUAN RIAU — Pemerintah Kota Denpasar menggelar Bulan Imunisasi Kejar sepanjang 1-30 Oktober 2026 untuk mengejar ketertinggalan imunisasi anak usia 0-23 bulan. Ibu di Denpasar bisa memanfaatkan layanan gratis di puskesmas, posyandu, hingga rumah sakit kerja sama untuk melengkapi status imunisasi si kecil.
Dinas Kesehatan Kota Denpasar mencatat masih ada anak di wilayahnya yang belum mendapat imunisasi lengkap sesuai usia. Kondisi itu mendorong pemerintah kota mempercepat pengejaran lewat program khusus, bukan sekadar mengandalkan jadwal rutin bulanan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Chandrawati, menyebut layanan imunisasi rutin sebenarnya sudah berjalan setiap bulan di posyandu dan puskesmas. Bulan Imunisasi Kejar hadir untuk menjangkau anak yang terlewat, terlambat, atau sama sekali belum pernah diimunisasi.
Mengapa Imunisasi Kejar Dibutuhkan Sekarang
Ketertinggalan imunisasi membuat anak rentan terhadap penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Chandrawati menyoroti sejumlah penyakit yang menjadi perhatian, mulai dari polio, difteri, campak, hingga rubela.
Perlindungan itu tidak cukup jika hanya sebagian anak yang diimunisasi. Ketika cakupan imunisasi dasar lengkap menurun, risiko penularan di lingkungan sekitar ikut meningkat, termasuk bagi bayi yang belum cukup umur untuk menerima vaksin tertentu.
Jenis Imunisasi yang Diberikan
Program ini menyediakan beberapa jenis imunisasi yang disesuaikan dengan usia dan status imunisasi masing-masing anak. Berikut daftarnya:
- Polio
- BCG
- DPT-HB-Hib
- IPV
- Campak-rubela
Setiap anak bisa mendapat jenis imunisasi berbeda, tergantung riwayat imunisasi sebelumnya. Karena itu, ibu disarankan membawa buku KIA atau catatan imunisasi agar petugas kesehatan mudah mengecek apa yang masih kurang.
Lokasi dan Cara Mendapatkan Layanan Gratis
Seluruh layanan dalam Bulan Imunisasi Kejar tidak dipungut biaya. Ibu bisa datang ke puskesmas, posyandu, pos pelayanan imunisasi, atau rumah sakit yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Denpasar.
Bagi anak yang belum terjangkau layanan rutin, petugas akan melakukan sweeping dari rumah ke rumah. Cara ini ditempuh agar capaian Imunisasi Dasar Lengkap di Denpasar bisa menembus target 95 persen.
"Dengan itu perlu dikejar lewat posyandu, puskesmas, dan sweeping agar capaian Imunisasi Dasar Lengkap bisa mencapai target 95 persen," ujar Chandrawati.
Yang Perlu Ibu Siapkan Sebelum Datang
Datanglah di jam layanan posyandu atau puskesmas agar tidak menunggu terlalu lama, terutama jika membawa bayi di bawah satu tahun. Bawa buku KIA, kartu imunisasi, dan catatan kesehatan anak supaya petugas bisa langsung menentukan vaksin yang dibutuhkan.
Jika si kecil sedang demam tinggi atau baru sembuh dari sakit berat, konsultasikan dulu dengan dokter atau bidan sebelum diimunisasi. Petugas akan menilai apakah jadwalnya bisa langsung diberikan atau perlu ditunda beberapa hari.
Setelah imunisasi, wajar jika anak mengalami demam ringan, rewel, atau bengkak di area suntikan. Berikan ASI lebih sering, kompres sesuai anjuran petugas, dan hubungi fasilitas kesehatan bila muncul reaksi yang membuat ibu khawatir.
Bulan Imunisasi Kejar berlangsung hingga 30 Oktober 2026. Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan perlindungan si kecil lengkap, tanpa perlu menunggu jadwal berikutnya.