BATAM — Operasi pencarian terhadap Jafaar (50), nelayan asal Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam, masih berlangsung hingga Jumat (19/6). Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang bersama unsur gabungan dikerahkan setelah perahu korban ditemukan tanpa awak di Perairan Tanjung Budus.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli menjelaskan, korban berangkat melaut seorang diri menggunakan long boat pada Kamis (18/6) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Tiga jam kemudian, warga setempat menemukan perahu tersebut dalam keadaan mengapung di sekitar Perairan Tanjung Budus.
“Saat ditemukan, kondisi mesin kapal masih dalam keadaan menyala, namun korban sudah tidak berada di atasnya,” kata Fazzli di Tanjungpinang, Jumat.
Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian mandiri. Namun, hingga laporan diterima, Jafaar belum ditemukan. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma.
Laporan kejadian baru diterima pihak SAR melalui Com Center Tanjungpinang pada Jumat pagi pukul 06.45 WIB, disampaikan oleh kerabat korban. Enam personel rescue langsung menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB).
Lokasi pencarian berjarak sekitar 14,5 Nautical Mile (Nm) dari Dermaga Dompak, Tanjungpinang. Operasi hari pertama ini melibatkan unsur dari Ditpolair Polda Kepri, Pol Air Polresta Barelang, serta Polsek Galang.
Selain aparat dan tim penyelamat, para nelayan sekitar serta masyarakat setempat turut bahu-membahu menyisir area perairan. Fazzli menyatakan perkembangan hasil operasi gabungan akan disampaikan secara berkala.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR memperluas radius pencarian di sekitar lokasi terakhir perahu ditemukan.